Pendidikan

LAKUT Perdana PC IPNU–IPPNU Purworejo Resmi Dibuka, Cetak Kader Utama Pelajar NU

65
×

LAKUT Perdana PC IPNU–IPPNU Purworejo Resmi Dibuka, Cetak Kader Utama Pelajar NU

Sebarkan artikel ini
IPPNU/ IPNU Purworejo
IPPNU/ IPNU Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – PC IPNU–IPPNU Kabupaten Purworejo menorehkan sejarah baru dengan menggelar Latihan Kader Utama (LAKUT) untuk pertama kalinya.

Kegiatan kaderisasi tingkat lanjut tersebut resmi dibuka melalui opening ceremony yang digelar pada Kamis (15/1/2026) di Yayasan Khasanah Nusantara, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, dan dihadiri puluhan peserta serta tamu undangan.

Ketua PC IPPNU Purworejo, Debi Saktiyani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa LAKUT tahun 2026 merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Purworejo, sehingga evaluasi dan penyempurnaan akan terus dilakukan ke depannya.

Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan kader-kader utama yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan PC IPNU–IPPNU Purworejo di masa mendatang.

Semoga dari LAKUT ini lahir calon-calon pemimpin yang mampu menjaga marwah organisasi dan melanjutkan perjuangan IPNU–IPPNU,” ungkapnya.

Sebagai tuan rumah kegiatan, Ketua Majelis Alumni IPNU Purworejo sekaligus Ketua Yayasan Khasanah Nusantara, Muhammad Musyafa, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu undangan.

Ia menekankan pentingnya peran kader IPNU–IPPNU dalam melayani umat Nahdlatul Ulama dengan kepekaan terhadap situasi dan tantangan zaman.

Menurutnya, berbagai persoalan pelajar seperti narkoba dan judi online merupakan tanggung jawab bersama yang harus dihadapi secara kolektif.

IPNU–IPPNU harus menjadi wadah yang aman dan nyaman bagi pelajar, sekaligus mampu menjaga lingkungan agar tetap kondusif dan menjauhkan generasi muda dari hal-hal negatif,” pesannya.

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Muhaimin, yang memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menilai LAKUT sebagai bentuk kaderisasi paripurna di IPNU–IPPNU untuk mencetak calon pemimpin masa depan, baik di lingkungan organisasi, Nahdlatul Ulama, maupun bangsa Indonesia.

Muhaimin menyampaikan dua pesan penting, yakni pentingnya kebijaksanaan manusia di tengah kemajuan kecerdasan buatan (AI), serta keberanian mengambil risiko dalam setiap peran kepemimpinan.

Kompetitor kita hari ini bukan hanya dari dalam negeri, tetapi juga global. Karena itu, kader IPNU–IPPNU harus mampu berpikir global dan bertindak lokal,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Purworejo, Drs. Fathurrohman, M.M., mewakili Ketua PCNU Purworejo, secara resmi membuka kegiatan LAKUT.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan PCNU Purworejo.

NU adalah rumah besar sekaligus gudang kepemimpinan. Di sinilah kader ditempa, baik melalui pengalaman organisasi maupun penguatan manajemen serta pendalaman Aswaja,” ujarnya sebelum membuka acara secara simbolis dengan bacaan basmalah.

Kegiatan opening ceremony juga dihadiri Rais Syuriah PCNU Purworejo, KH Dawud Maskuri, yang memberikan mauidzah hasanah sekaligus menutup rangkaian acara dengan doa bersama.

Acara pembukaan LAKUT ditutup dengan penyematan tanda peserta serta penyerahan peserta dari PC IPNU–IPPNU Purworejo kepada Tim Instruktur dan Pelatih PW IPNU–IPPNU Jawa Tengah sebagai tanda dimulainya proses kaderisasi utama tersebut. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.