Pemerintahan

Respons Cepat Damkar Purworejo, Evakuasi Ular Capai 150 Kasus Sepanjang 2025

53
×

Respons Cepat Damkar Purworejo, Evakuasi Ular Capai 150 Kasus Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Slamet (tengah)
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Slamet (tengah)

PURWOREJO, purworejo24.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Purworejo terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam melayani masyarakat.

Berbagai laporan warga, mulai dari evakuasi ular hingga penanganan tumpahan bahan bakar, ditangani dengan cepat oleh petugas yang siaga selama 24 jam.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Slamet, mengatakan bahwa seluruh personel selalu siap meluncur begitu menerima laporan dari masyarakat.

Hal tersebut merupakan komitmen Damkar dalam memberikan pelayanan penyelamatan yang optimal.

Alhamdulillah, teman-teman selalu siaga 24 jam dan siap merespons setiap laporan warga, baik terkait evakuasi ular, tumpahan solar, maupun kejadian lainnya,” ujar Slamet, pada Senin (29/12/2025).

Dalam pelaksanaan tugas, Damkar Purworejo selalu berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP). Untuk penanganan evakuasi ular, petugas diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD), seperti sarung tangan dan perlengkapan pendukung lainnya.

Peralatan sebenarnya sudah tersedia, namun memang masih perlu penambahan karena jumlahnya belum sepenuhnya mencukupi dengan jumlah personel yang ada. Meski begitu, kami pastikan di lapangan petugas tetap menggunakan APD sesuai standar,” jelasnya.

Slamet menambahkan, pihaknya secara bertahap terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana. Penambahan APD dan peralatan pendukung lainnya direncanakan kembali pada tahun anggaran mendatang.

Sepanjang tahun 2025, Damkar Purworejo tercatat telah menangani cukup banyak kejadian. Untuk evakuasi ular saja, jumlahnya mencapai sekitar 150 kasus.

Sementara itu, kejadian kebakaran tercatat sekitar 50-an kasus hingga akhir Desember 2025 ini.

Alhamdulillah, jumlah kebakaran tahun ini mengalami penurunan. Tahun 2024 lalu tercatat ada 76 kejadian, sedangkan tahun ini sekitar 50-an. Ini penurunan yang cukup baik, meskipun menurut kami masih perlu terus ditekan,” ungkapnya.

Ia juga menilai kinerja para personel Damkar Purworejo sudah berjalan dengan baik dan profesional. Evaluasi rutin serta rapat internal terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kami terus berusaha meningkatkan kemampuan personel melalui disiplin, belajar bersama, dan evaluasi rutin. Saat ini kinerjanya sudah bagus dan akan terus kami tingkatkan,” tegas Slamet.

Namun demikian, Slamet mengakui bahwa jumlah personel masih terbatas. Idealnya, satu armada Damkar diisi oleh enam personel, namun saat ini dalam satu pos piket hanya terdapat sekitar tiga personel.

Secara jumlah memang belum ideal, tapi kami tetap berupaya memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Harapan kami ke depan ada penambahan personel,” katanya.

Seluruh personel Damkar Purworejo telah memiliki pendidikan dan pelatihan dasar pemadam kebakaran (Diklat Damkar I). Ke depan, mereka juga didorong untuk mengikuti Diklat Damkar II.

Selain itu, personel juga telah mendapatkan pelatihan animal rescue, khususnya penangkapan ular, serta pengenalan vertical rescue.

Ke depan yang perlu ditingkatkan adalah pendalaman kemampuan, baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana, agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.