Seni Budaya

Wayang Kulit Meriahkan Puncak Peringatan HUT RI ke-80 dan Merti Desa Sukowuwuh

109
×

Wayang Kulit Meriahkan Puncak Peringatan HUT RI ke-80 dan Merti Desa Sukowuwuh

Sebarkan artikel ini
Wayang
Wayang

BENER, Purworejo24.com- Pagelaran wayang kulit pada Selasa (26/8/2025) malam meriahkan puncak peringatan memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia dan Merti Desa Sukowuwuh.

Rangakian kegiatan tela dilaksanakan yang dimulai sejak tanggal 9 Agustus dan menampilkan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Desa Sukowuwuh.

Muh Khamim, S.Sos, Kepala Desa Sukowuwuh menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan merti desa ini merupakan wujud syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Tujuannya adalah sebagai wujud syukur atas kenikmatan yang sudah diterima dari Allah SWT atas segala nikmat, kesehatan, terus kemudian dari hasil semua pertanian dan lain sebagainya,” ujar Muh Khamim di sela-sela kegiatan.

Kegiatan dimulai dengan turnamen bola voli putra antar-dusun pada tanggal 9 Agustus dan berlangsung selama empat malam di lapangan bola voli Dusun Krajan. Pada tanggal 13 Agustus, digelar lomba untuk anak-anak dan ibu-ibu di halaman Balai Desa.

Tanggal 15 Agustus diisi dengan ziarah ke makam sesepuh desa, sementara malam harinya dilanjutkan dengan doa bersama dan tasyakuran yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lembaga desa. Pada malam 16 Agustus, digelar pentas hadroh se-Desa Sukowuwuh dan penyerahan hadiah lomba voli.

Merti desa ini agendanya 2 tahunan, tahun kemarin kita ada shalawatan tahun ini wayangan, ini kita lakukan untuk mengakomodir generasi muda yang suka shalawatan dan generasi tua yang suka wayangan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan gotong royong antar warga.

Pagelaran wayang kulit malam puncak menampilkan dalang Ki Dalang Sunarpo Guno Prayitno dari Grabag dengan lakon “Wahyu Panca Tunggal”. Lakon ini dipilih sebagai simbol persatuan dan kesatuan warga Desa Sukowu.

Muh Khamim berharap, melalui rangkaian kegiatan ini, Desa Sukowu semakin solid dan maju.

Semoga dengan kegiatan seperti ini, Desa Sukowuwuh ke depan semakin solid, semakin maju, dan semua dapat nyengkuyung bersama untuk kegiatan-kegiatan di Sukowuwuh,” harapnya.

Sementara itu Rochman S.Sos, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo menambahkan, merti desa adalah tradisi masyarakat yang sudah membudaya di Kabupaten Purworejo.

Merti desa sudah jadi budaya dan merupakan tinggalan dari nenek moyang yang harus dilestarikan. Merti desa juga kegiatan sebagai ungkapan rasa syukur kepada tuhan atas segala nikmat dan karunianya,” kata Rochman.

Kami berharap semoga mayarakat Desa Sukowuwuh tetap guyup rukun dan manunggal roso untuk membangun desa Sukowuwuh,” tutup Rochman (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.