Pendidikan

Bukti Pengabdian Tanpa Cela, 40 ASN Dindikbud Purworejo Terima Satya Lencana

97
×

Bukti Pengabdian Tanpa Cela, 40 ASN Dindikbud Purworejo Terima Satya Lencana

Sebarkan artikel ini
Kepala Dindikbud Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno
Kepala Dindikbud Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno

PURWOREJO, purworejo24.com – Sebanyak 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian ASN selama 10, 20, hingga 30 tahun.

Kepala Dindikbud Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, menyampaikan bahwa Satya Lencana merupakan simbol penghargaan negara kepada ASN yang bekerja dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan integritas.

Satya Lencana ini adalah pengakuan negara bahwa mereka selama ini bekerja tanpa cela. Bagaimana mendedikasikan dirinya untuk melayani masyarakat sebagai seorang ASN. Penghargaan ini SK-nya langsung dari Presiden,” jelas Yudhie, pada Rabu (27/8/2025).

Dari 40 penerima, sebagian besar merupakan ASN dengan masa kerja 10 tahun, termasuk guru dan pegawai di lingkungan Dindikbud Purworejo.

Sebelumnya, sebagian penghargaan juga telah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Purworejo pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Meski tidak berbentuk materi, Yudhie menegaskan bahwa penghargaan ini memiliki nilai moral dan menjadi kebanggaan keluarga.

Ini bukti bahwa ASN mengabdi dengan baik. Walaupun tidak berwujud uang, Satya Lencana adalah motivasi. Bahkan kelak anak cucu yang melihat lencana itu akan bangga karena orang tua atau kakeknya mengabdi dengan jujur dan penuh loyalitas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penghargaan ini tidak memengaruhi kenaikan pangkat, namun menjadi indikator penting bahwa ASN penerima terbebas dari pelanggaran berat.

ASN itu mungkin tidak lebih pintar atau lebih kaya dari orang lain di luar sana, tapi kelebihan mereka ada di loyalitas, kejujuran, dan pengabdiannya pada negara. Itulah yang harus dijaga. Harapan saya, Satya Lencana ini menjadi pegangan setiap ASN untuk berperilaku sesuai dengan nilai-nilainya,” tegas Yudhie.

Pengusulan penerima Satya Lencana dilakukan oleh masing-masing perangkat daerah sesuai masa kerja, kemudian diproses melalui BKD-SDM hingga ke pemerintah pusat. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.