Religi

Kunjungi Masjid Al-Fatih Purwodadi, Anies Rasyid Baswedan bersama Kagama Berencana akan Bangun Tiga Jembatan di Purworejo

158
×

Kunjungi Masjid Al-Fatih Purwodadi, Anies Rasyid Baswedan bersama Kagama Berencana akan Bangun Tiga Jembatan di Purworejo

Sebarkan artikel ini
Anies saat foto bersama dengan yayasan dan pengurus Masjid Al Fatih Purwodadi
Anies saat foto bersama dengan yayasan dan pengurus Masjid Al Fatih Purwodadi

PURWOREJO, purworejo24.com – Usai berziarah ke makam KH Thoifur Mawardi di Kompleks Pondok Pesantren Daarut Tauhid Kedungsari, Anies Rasyid Baswedan menyempatkan diri berkunjung ke Masjid Al-Fatih, di Desa/Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, pada Selasa (26/8/2025).

Kedatangan mantan Calon Presiden tersebut disambut antusias oleh puluhan jamaah.

Anies tiba sekitar pukul 13.28 WIB, terlambat beberapa jam dari jadwal semula pukul 11.00 WIB. Meski demikian, jamaah tetap menyambut hangat kehadirannya.

Dalam sambutan singkatnya, Anies menyampaikan alasan keterlambatannya.

Saya terlambat karena pesawatnya delay dua jam. Ini silaturahmi pertama saya di Desa Purwodadi, Insya Allah bukan yang terakhir. Saya sudah banyak mendengar tentang masjid ini yang bisa menjadi percontohan di tempat lain. Kita masih butuh masjid dengan pengelolaan yang baik serta modern,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anies menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat, tidak hanya untuk ibadah tetapi juga dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya melalui efisiensi penggunaan air.

Air masjid adalah salah satu yang penggunaannya paling banyak. Jika bisa didaur ulang, itu akan menjadi contoh bagaimana masjid juga menjaga lingkungan,” jelasnya.

Anies menambahkan, tata kelola masjid yang baik tidak hanya terkait organisasi, tetapi juga tanggung jawab terhadap alam.

Masjid dengan manajemen yang baik dan ramah lingkungan bisa menjadi inspirasi bagi Indonesia,” katanya.

Ia juga menyinggung perubahan iklim yang kian nyata, seperti fenomena hujan deras di bulan kemarau hingga banjir besar yang melanda Jakarta pada Juli lalu.

Biasanya Mei, Juni, Juli itu kemarau. Tapi sekarang malah hujan deras. Ini terjadi di seluruh dunia,” ungkapnya.

Menurut Anies, krisis lingkungan adalah tantangan besar umat manusia. Karena itu, ia mendorong masjid untuk ikut ambil bagian dalam solusi.

Masjid ini mudah-mudahan bisa jadi contoh baik,” tegasnya.

Usai memberikan kultum, Anies menyempatkan diri melayani jamaah untuk foto bersama dan wawancara.

Ia kembali menyinggung sosok KH Thoifur Mawardi sebagai ulama panutan.

Beliau guru kita semua. Kami sangat menghormati, mencintai, dan merasa kehilangan. Pesan-pesan beliau akan selalu saya ingat,” tuturnya.

Menariknya, dalam kunjungan tersebut, Anies juga menyampaikan rencana pembangunan jembatan di tiga titik di Kabupaten Purworejo bersama rekan-rekannya. Meski begitu, ia belum merinci lokasi pastinya.

Ketua Yayasan Jari Adnan Ibrahim, DR Peni Setyowati, yang mendampingi Anies menjelaskan bahwa kedatangannya merupakan bagian dari undangan pengurus pusat Kagama.

Beliau berkenan melihat masjid modern ini, yang nantinya bisa memakmurkan dan dimakmurkan masyarakat. Insya Allah ke depan akan hadir kembali dengan aksi bersama Kagama dalam pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya bersama Anies dan alumni Kagama telah melakukan survei tiga titik lokasi yang akan dibangun jembatan melalui dana swadaya masyarakat. (P24/bayu/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.