PendidikanReligi

Belajar Rukun Islam Sejak Dini, 1.500 Anak RA Ikuti Manasik Haji di Alun-alun Purworejo

15
×

Belajar Rukun Islam Sejak Dini, 1.500 Anak RA Ikuti Manasik Haji di Alun-alun Purworejo

Sebarkan artikel ini
Manasik for kids di alun alun Purworejo
Manasik for kids di alun alun Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan Manasik Haji For Kids di Alun-Alun Purworejo, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 1.500 anak dari 49 lembaga Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Purworejo ini mengusung tema “Melalui Manasik Haji Anak Raudhatul Athfal (RA), Kita Tanamkan Nilai Moral Agama Sejak Dini.”

Ribuan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung meriah namun tetap khidmat.

Mereka didampingi ratusan guru pembimbing selama mengikuti rangkaian simulasi ibadah haji.

Acara diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta tamu undangan lainnya, diawali doa dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, Waloya, yang mewakili Kepala Kantor Kemenag, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa manasik haji merupakan bagian dari implementasi kurikulum berbasis cinta, yakni menanamkan kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, sesama manusia, dan lingkungan sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang menyenangkan dan bermakna tentang rukun Islam kelima, sekaligus meneladani perjalanan ibadah Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Pelepasan balon tandai pelaksanaan manasik haji for kids di alun alun Purworejo
Pelepasan balon tandai pelaksanaan manasik haji for kids di alun alun Purworejo

Sementara itu, Bupati Purworejo yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Rita Purnama, menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini.

Menurutnya, kegiatan manasik haji ini menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai disiplin, kesabaran, serta kepatuhan terhadap aturan.

Ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dan guru dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus diimbangi dengan pendidikan agama, moral, dan budi pekerti. Sinergi antara sekolah dan keluarga sangat diperlukan,” ungkapnya.

Dalam praktiknya, para peserta mengikuti rangkaian simulasi ibadah haji secara lengkap, mulai dari mengenakan ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga melaksanakan lempar jumrah.

Selanjutnya, anak-anak juga mempraktikkan tahalul, tawaf mengelilingi Ka’bah, serta sa’i antara Bukit Safa dan Marwah.

Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif dan edukatif, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.

Suasana kebersamaan dan semangat terlihat jelas sepanjang kegiatan, sekaligus melatih anak untuk disiplin, sabar, dan saling membantu.

Melalui kegiatan ini, IGRA Kabupaten Purworejo berharap nilai-nilai keagamaan dapat tertanam kuat sejak usia dini.

Selain memberikan pengalaman berharga, kegiatan ini juga diharapkan mampu memotivasi anak-anak untuk kelak menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya serta tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.