Religi

PCNU Purworejo Siapkan Muhasabah Satu Tahun Kepengurusan, Perkuat Konsolidasi dan Evaluasi Program

6
×

PCNU Purworejo Siapkan Muhasabah Satu Tahun Kepengurusan, Perkuat Konsolidasi dan Evaluasi Program

Sebarkan artikel ini
Rapat Koordinasi Bulanan jajaran Tanfidziyah Harian PCNU Purworejo
Rapat Koordinasi Bulanan jajaran Tanfidziyah Harian PCNU Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo mulai mempersiapkan kegiatan muhasabah (evaluasi diri) menjelang genap satu tahun masa khidmah 2025–2030.

Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Bulanan jajaran Tanfidziyah Harian PCNU Purworejo yang digelar pada Sabtu malam, 18 April 2026, lalu di Kantor PCNU Purworejo.

Rapat tersebut menjadi forum penting untuk mengevaluasi berbagai program kerja yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan oleh PCNU.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi organisasi guna memastikan arah gerak yang lebih terstruktur dan berdampak bagi masyarakat.

Diketahui, kepengurusan PCNU Purworejo masa khidmah 2025–2030 resmi dilantik oleh Katib Aam Syuriyah PBNU pada Ahad, 11 Mei 2025, di Pendopo Kabupaten Purworejo.

Dengan demikian, pada Mei 2026 mendatang, kepengurusan ini akan memasuki satu tahun masa pengabdian.

Ketua PCNU Purworejo, H. Muhammad Haekal, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus atas dedikasi dan kerja bersama dalam memajukan organisasi.

Ia juga membuka ruang seluas-luasnya untuk kritik dan saran yang membangun.

Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kerja keras seluruh pengurus. Kami juga memohon maaf serta berharap adanya masukan dan kritik konstruktif demi perbaikan ke depan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Secara struktural, PCNU Purworejo terdiri dari jajaran Mustasyar, Syuriyah, dan Tanfidziyah.

Dalam menjalankan program dan kebijakan organisasi, PCNU didukung oleh 18 lembaga dan 1 badan khusus di tingkat kabupaten sesuai bidang masing-masing.

Tak hanya itu, terdapat pula 11 badan otonom (Banom) di tingkat kabupaten yang menjalankan program berbasis keanggotaan, baik dari sisi usia maupun profesi, dengan otonomi organisasi masing-masing.

Di tingkat akar rumput, struktur NU di Purworejo juga terbilang kuat dengan terbentuknya 16 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di seluruh kecamatan serta ranting NU di 460 desa dan kelurahan.

Selain kekuatan struktur, PCNU Purworejo juga memiliki beragam aset strategis, mulai dari sumber daya kader dan pengurus, jaringan sosial (kapital sosial), tanah wakaf, lembaga pendidikan, hingga aset kerja sama lainnya.

Menurut H. Muhammad Haekal, seluruh potensi tersebut harus dikelola dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi.

Pengurus PCNU Purworejo harus memiliki komitmen yang kuat, arah yang jelas, kerja keras, amanah, dan ketulusan dalam merawat, meningkatkan, serta memberdayakan aset-aset NU demi kemajuan organisasi dan kemaslahatan warga,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris PCNU Purworejo, M. Churdaini, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar Rapat Koordinasi Tanfidziyah bersama lembaga dan badan khusus pada awal Mei 2026.

Insya Allah pada minggu kedua Mei 2026, kami akan melaksanakan rapat koordinasi sekaligus muhasabah satu tahun kepengurusan PCNU Purworejo masa khidmah 2025–2030,” ungkapnya.

Melalui kegiatan muhasabah ini, diharapkan PCNU Purworejo dapat melakukan refleksi menyeluruh, memperkuat sinergi internal, serta merumuskan langkah strategis ke depan guna meningkatkan pelayanan dan kontribusi kepada masyarakat. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.