Religi

Oknum Habib Klarifikasi dan Minta Maaf Terkait Insiden Kutoarjo Bersholawat, Aksi Solidaritas Dibatalkan

348
×

Oknum Habib Klarifikasi dan Minta Maaf Terkait Insiden Kutoarjo Bersholawat, Aksi Solidaritas Dibatalkan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai memberikan pernyataan klarifikasi dan maaf
Foto bersama usai memberikan pernyataan klarifikasi dan maaf

KUTOARJO, purworejo24.com — Mustafa Najib, oknum habib yang sebelumnya menuai kecaman akibat tindakannya menurunkan KH Zainal Abidin Al Hafidz dari panggung acara Kutoarjo Bersholawat di Alun-alun Kutoarjo pada Jumat, 4 Juli 2025 lalu, akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka.

Permintaan maaf tersebut disampaikan dalam bentuk surat pernyataan tertulis yang ditandatangani langsung oleh Mustafa Najib usai dilakukan mediasi di Mapolsek Kutoarjo, Sabtu (12/7/2025). Dalam suratnya, ia mengakui kesalahan dan menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan inisiatif pribadi yang tidak mewakili pihak manapun.

Berikut poin-poin penting dalam surat pernyataan tersebut:

Mengakui kesalahan dan menyatakan bahwa tindakan tersebut murni inisiatif pribadi.

Berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di kegiatan keagamaan maupun kegiatan masyarakat lainnya.

Memohon maaf secara tulus kepada Persatuan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS), Laskar Langit, Ulama Nusantara, Jamaah Roudhotul Musthofa, serta masyarakat Muslim Indonesia.

Mustafa Najib juga menyatakan kesiapannya untuk menerima sanksi sesuai hukum jika mengulangi perbuatannya.

Mediasi ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Ketua MUI Kabupaten Purworejo, Ketua FKUB, Ketua Rabithah Alawiyah, Ketua PD PWI LS Kabupaten Purworejo, Komandan Laskar Sabilillah Kabupaten Purworejo, Ketua Laskar Langit, dan Ketua Jamaah Roudhotul Musthofa.

Setelah adanya klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka tersebut, rencana aksi Solidaritas Masyarakat Indonesia yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin, 14 Juli 2025 dari Alun-alun Purworejo menuju Mapolres Purworejo resmi dibatalkan.

Langkah mediasi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, yang berharap kejadian serupa tidak terulang dan keharmonisan umat tetap terjaga.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.