Hukum

Ketua RT di Pituruh Kemalingan, Emas 25 Gram dan Uang Tunai Rp 7Juta Hilang

221
×

Ketua RT di Pituruh Kemalingan, Emas 25 Gram dan Uang Tunai Rp 7Juta Hilang

Sebarkan artikel ini
Pencuri diduga mengobrak-abrik barang-barang milik Nuryanto.
Pencuri diduga mengobrak-abrik barang-barang milik Nuryanto.

PITURUH, purworejo24.com – Nasib kurang beruntung dialami Warga Desa Prigelan, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah bernama Nuryanto. Rumahnya disatroni maling di siang bolong saat ditinggal kerja bakti dan menjemput anak sekolah. Emas 25 gram beserta uang tunai Rp 7 juta miliknya raib tak bersisa digondol maling.

Kepala Desa Prigelan Kepala Desa Prigelan, Supratno mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Senin pagi, 18/11/2024 sekitar pukul 09:45 WIB. Tak hanya uang dan emas, dua ponsel milik keluarga tersebut turut disikat pencuri.

“Betul Mas, telah terjadi pencurian di rumah Pak Nuryanto ketika Par Nuryanto kerja bakti dan istrinya menjemput anak sekolah,” kata Supratno saat dihubungi pada Senin (18/11/2024).

Supratno mengatakan, sebenarnya para pencuri tersebut sempat terlihat oleh warga. Pencuri terdiri dari dua orang dengan menggunakan helm dan masker sempat berada didekat lokasi rumah korban.

“Ciri-ciri pencurinya 2 orang naik sepeda motor, berbadan tegap, tinggi, hitam, yang satu lagi besar tapi pendek semua pakai masker, tapi warga tidak terlalu curiga karena waktunya siang. Awalnya dikira bank plecit atau debcolector,” kata Kades.

Buntut kasus pencurian di siang hari ini, pemilik rumah melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pituruh. Kejadian ini juga sempat menggemparkan warga sekitar, yang tak menduga terjadi pencurian di siang hari.

Video kondisi rumah korban pun viral dan terlihat berantakan. Para pelaku diduga mengobrak-abrik barang-barang milik korban untuk mencuri emas dan uang tunai serta handphone milik keluarga Nuryanto yang merupakan RT setempat.

Kepala Desa Prigelan Supratno mengimbau agar warga selalu berhati-hati dalam meninggalkan rumah. Agar kejadian serupa tak terulang kembali.

“Saya mengimbau kepada warga desa apabila mau bepergian mohon di cek kembali pintu rumahnya sudah dikunci apa belum,” tutup Kades. (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.