Bencana Alam

Diduga Akibat Penambangan Batu Andesit, Desa Wadas Terdampak Banjir Lumpur dan Longsor, Rusak Rumah dan Motor Warga

305
×

Diduga Akibat Penambangan Batu Andesit, Desa Wadas Terdampak Banjir Lumpur dan Longsor, Rusak Rumah dan Motor Warga

Sebarkan artikel ini
Warga saat kerjabakti membersihkan material longsor
Warga saat kerjabakti membersihkan material longsor

PURWOREJO, purworejo24.com- Diduga akibat aktivitas penambangan batuan andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah terdampak banjir dan longsor.

Hujan yang terjadi sejak pukul 14.00 WIB sampai sekitar pukul 15.30 WIB membuat banjir lumpur dan longsor yang menimpa motor dan rumah warga di Desa Wadas.

Salah satu warga, Siswanto mengatakan, kejadian longsor dan banjir lumpur tersebut diduga akibat adanya proyek penambangan batuan andesit di desa Wadas. Video banjir dan longsor tersebut juga tersebar luas melalui instagram resmi milik warga desa yakni @wadas_melawan.

Dalam video terungkap, banjir yang terjadi di Desa Wadas membawa material lumpur, batu, hingga pepohonan hingga menimpa salah satu motor milik warga. Batu-batu besar juga berserakan di jalan-jalan dusun Kaligendol.

Setelah hujan angin reda, warga keluar rumah melihat situasi. Dari situ, banjir bandang itu melongsorkan tanah dan menimbun motor. Batu-batu berserakan dijalanan,” tulis kata Siswanto pada Sabtu (23/11/2024).

Di lain tempat, longsor mengakibatkan dua rumah warga rusak di Dusun Karang. Selain itu, terjadi banjir lumpur di Dusun Winong. Longsor dan banjir ini diduga disebabkan oleh hilangnya vegetasi di atas bukit Wadas karena aktivitas pertambangan.

Kami akan terus melawan, sebab dengan melawan kami tak pernah sepenuhnya kalah!,” tulis caption akun instagram @wadas_melawan

Lokasi kejadian dalam video disebutkan berada di Dukuh Kaligendol ini tepat berada di bawah bukit yang sedang ditambang oleh untuk keperluan Proyek Strategis Nasional Bendungan Bener.

Kalian pasti menganggap kehidupan kami sekarang begitu nyaman. Tak usah banyak bicara, lihat video di postingan ini. Jalan manusia dijadikan jalur air berlumpur lengkap dengan material tambang brengsek itu, kayu, lumpur, batu, dan tentu dengan laju yang sangat deras,” kritik akun tersebut. (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.