HukumPendidikan

Oknum Kepala Sekolah di Purworejo Lakukan Pelecehan Seksual ke Penyanyi Dangdut, Begini Tanggapan Dion Agasi

374
×

Oknum Kepala Sekolah di Purworejo Lakukan Pelecehan Seksual ke Penyanyi Dangdut, Begini Tanggapan Dion Agasi

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setiyabudi
Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setiyabudi

PURWOREJO, purworejo24.com– Ester Oktavia mantan penyanyi Kontes Primadona Pantura mengalami pelecehan seksual saat manggung di Kabupaten Purworejo Jawa Tengah pada Senin (1/7/2024) malam lalu.

Dirinya mengalami pelecehan berupa dicium oleh penonton hingga 3 kali saat manggung. Tak hanya itu ia juga ditendang hingga terjatuh ke bawah panggung oleh penonton tersebut.

Mirisnya, penonton yang melakukan pelecehan tersebut merupakan kepala sekolah salah satu SD di Kabupaten Purworejo Jawa Tengah.

Meskipun dikabarkan telah berdamai diantara keduanya, hal ini tentunya membuat geram sejumlah kalangan dan warga sekitar.

Atas kejadian itu, Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setiabudi pun angkat bicara. Oknum kepala sekolah tersebut menurutnya harus ditindak tegas agar tidak terulang lagi.

Bahwa salah satu oknum kepala sekolah di Kabupaten Purworejo terlibat dalam insiden tindak kekerasan dan pelecehan, saya kira harus ditindak tegas, kalau ranah pidana kita serahkan ke pihak kepolisian. Tapi secara administrasi bahwa yang bersangkutan adalah kepala sekolah, saya kira harus ada langkah tegas dari dinas pendidikan,” kata Dion Agasi Setiabudi, kepada purworejo24.com, pada Rabu (3/7/2023).

Dion menyebut, kelakuan oknum kepala sekolah tersebut sudah mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Purworejo. Sehingga ia meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo untuk memberi sanksi yang tepat kepada oknum kepala sekolah tersebut.

Kami minta dan kami atensi secara khusus Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo untuk memberikan sanksi tegas bagi yang bersangkutan,” tegas Dion.

Hal senada juga disampaikan oleh wakil Ketua Komisi IV DPRD Purworejo, Muhamad Abdullah. Dirinya akan segera memanggil para pihak untuk dimintai klarifikasi terkait peristiwa yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah tersebut.

Mau kita panggil, rencana besok pagi,” katanya.

Sementara itu, pihak Dindikbud Purworejo, saat dikonfirmasi mengaku masih akan mengumpulkan bukti dan klarifikasi guna menentukan sikap terhadap pelaku yang dikabarkan sebagai kepala sekolah itu.

Tim dari ketenagaan dibidang PTK sudah mulai mengumpulkan data- data terkait kejadian tersebut,” ujar Sekdindikbud Purworejo, Purwaningsih Handayani.

Sedangkan Kepala BKDSDM Kabupaten Purworejo, Agung Wibowo, juga mengaku masih akan berkoordinasi dengan Dindikbud Kabupaten Purworejo, untuk menentukan sikap terhadap oknum ASN kepala sekolah yang melakukan tindakan tidak terpuji itu.

Kami sedang koordinasi dengan Dindikbud sebagai atasan langsung Mas,” ucap Agung. (P24/bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.