Kuliner

Majelis Syuro FPI Jawa Tengah Menolak Dengan Keras Festival Kuliner Non-Halal di Solo

327
×

Majelis Syuro FPI Jawa Tengah Menolak Dengan Keras Festival Kuliner Non-Halal di Solo

Sebarkan artikel ini
KH. Muhammad Luthfi Rochman
KH. Muhammad Luthfi Rochman

PURWOREJO, purworejo24.com – Festival Pecinan Nusantara yang diselenggarakan di Mal Solo Paragon Surakarta, Jawa Tengah, menuai penolakan dari sejumlah Ormas di Jawa Tengah, salah satunya dari Majelis Syuro FPI Jawa Tengah.

Festival itu merupakan festival yang menyajikan ragam kuliner nonhalal, dan digelar pada tanggal 3-7 Juli 2024 di Solo Paragon Mal.

Menyikapi acara haram di Solo yaitu Festival makanan non-halal yang diselenggarakan di Mal Solo Paragon Surakarta, Jawa Tengah, dengan ini Majelis Syuro Dewan Pimpinan Daerah Front Persaudaraan Islam Jawa Tengah (DPD FPI) menyatakan Menolak Dengan Keras acara yang sangat HARAM dan tidak pantas tersebut apalagi membawa nama bahasa Syariat Umat Islam yaitu kata- kata HALAL untuk mencari keuntungan haram, mengiklankan makanan haram dan cari sensasi di sebuah Negara dan wilayah dengan penduduk mayoritas Kaum Muslimin,” tegas Ketua Majelis Syuro DPD FPI Jawa Tengah, Abuya KH. Syihabuddin, bersama Sekretaris, KH. Muhammad Luthfi Rochman, dalam siaran rilisnya kepada purworejo24.com, pada Jumat (5/7/2024).

KH. Muhammad Luthfi Rochman, atau yang akrab disapa Gus Luthfi yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anshory, Desa Tulusrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, mendesak pihak terkait dan berwenang untuk segera menutup dan melarang atau bahkan membubarkan dengan paksa acara tersebut secepat -cepatnya sebelum semakin meluas kemarahan kaum muslimin.

Menyerukan Kaum Muslimin dan segenap ormas Islam Khususnya di Wilayah Solo Raya untuk mengawal kasus ini dan bersatu padu bergerak mengupayakan segala daya dan upaya untuk melawan acara maksiyat ini,” tandasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.