Pemilu 2024Politik

Gelar Konsolidasi, TKD Prabowo- Gibran Purworejo Optimis Menang Satu Putaran dengan Target Suara 50+1 Persen

108
×

Gelar Konsolidasi, TKD Prabowo- Gibran Purworejo Optimis Menang Satu Putaran dengan Target Suara 50+1 Persen

Sebarkan artikel ini
Suasana konsolidasi Koalisi KIM yang digelar oleh TKD Prabowo-Gibran Kabupaten Purworejo, di gedung Graha Siola Dargo Purworejo, pada Jumat (22/12/2023)
Suasana konsolidasi Koalisi KIM yang digelar oleh TKD Prabowo-Gibran Kabupaten Purworejo, di gedung Graha Siola Dargo Purworejo, pada Jumat (22/12/2023)

PURWOREJO, purworejo24.com – Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggelar konsolidasi Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk kemenangan Prabowo Subiyanto-Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden di Pemilu 2024, di gedung Graha Siola RM Dargo Purworejo, pada Jum’at (22/12/2023).

Konsolidasi (KIM) yang baru pertama dilaksanakan di Kabupaten Purworejo itu diikuti oleh sekitar 200 orang lebih dari unsur pimpinan partai politik koalisi, para caleg partai politik koalisi dan kader partai koalisi.

Ada 9 partai politik yang bergabung dalam koalisi KIM dan mendukung kemenangan Prabowo-Gibran di Pemilu 2024 nanti, diantaranya, Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PSI, PBB, Garuda, dan Gelora.

Ketua TKD Prabowo-Gibran Kabupaten Purworejo, Ir H Hamdan Azhari bersama Sekretaris TKD, Yogo Triyanto R mengatakan, konsolidasi itu dilaksanakan untuk menyatukan persepsi dalam kemenangan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden ditahun 2024.

“Target satu putaran, target Prabowo- Gibran didalam Pilpres 2024 ini menang satu putaran, dengan target suara di Purworejo 50+1 persen. Kalau masalah strategi mungkin ada beberapa hal yang kami tidak bisa matur diantaranya ya ngumpul- ngumpul seperti ini tapi yang pokok kami tidak bisa matur. Dan untuk sementara di Kabupaten Purworejo Koalisi Indonesia Maju sangat solid dan bersemangat kita bersama- sama untuk memenangkan Prabowo- Gibran itu satu putaran,” kata Hamdan saat ditemui disela kegiatan.

Dikatakan, tidak ada kesulitan bagi TKD dalam menjalankan upaya bersama unruk kemenangan Prabowo-Gibran di Kabupaten Purworejo, mereka saling bertemu, saling berdiskusi diantaranya bagaimana untuk memenangkan Pilpres ini dalam satu putaran.

Ketua Fraksi Golkar yang juga sebagai Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Imam Teguh Purnomo yang hadir dalam konsolidasi itu mengatakan, konsolidasi menjadi langkah pertama dilakukan oleh 9 partai koalisi yang bersinergi untuk memenangkan Prabowo-Gibran di Pemilu 2024.

“Ya tentunya 9 partai koalisi ini harus selalu kita konsolidasikan, bagaimana kita semua secara 9 partai pengusung dan relawan ini bersinergi untuk memenangkan apa yang sudah menjadi terget dari TKD Propinsi, memberikan target kepada TKD Kabupaten Purworejo untuk bisa memenangkan 50+1 persen, itu minimal, tapi akan lebih baik kalau bisa 52 atau 53 persen itu adalah lebih bagus,” katanya.

Menurutnya, konsolidasi itu masih merupakan tahap awal melakukan konsolidasi di tingkat TKD kabupaten yang nanti masih akan memberikan tugas kepada TKD kabupaten untuk bisa mengkonsolidasikan sampai ketingkat kecamatan atau minimal tingkat Dapil.

“Disini itu unik, memang bener pak Ganjar pernah sekolah disini bahkan rumah orang tuanya ada di Kutoarjo, ini bagaimana kita mengformulasikan bahwa di Kabupaten Purworejo ini kita bisa meraih 50+1 persen. Dan kita harus optimis, karena apapun kita sudah milih, sudah punya keputusan bahwa koalisi kita ini adalah koalisi mendukung pemenangan Prabowo- Gibran,” jelasnya.

Terkait kehadiran Prabowo-Gibran, pihaknya masih akan mengkomunikasikan agar Prabowo-Gibran bisa hadir di Kabupaten Purworejo, untuk memberikan kemantaban atau berkampanye di Purworejo.

“Kami sudah mencoba berkomunikasi, tentunya kalau pak Prabowo kan sibuk, tapi khusus Jawa Tengah tentunya yang bisa menjangkau ya mas Gibran. Nanti kita tunggu tanggal mainya bisa menghadirkan mas Gibran di Purworejo, karena permintaan atau antusiasme dari TKD Kabupaten maupun dari para relawan,” ujarnya.

Sementara itu, Joni Kristianto selaku pengurus DPD Gerindra Jateng yang juga hadir dalam kegiatan itu mengatakan berbicara tentang Purworejo, terlebih untuk persoalan pertanian, memang menjadi isu- isu yang sering muncul, seperti tentang kartu tani, ketidak puasan petani dan lainya, yang cenderung bisa menjadikan pergeseran suara yang semula mendukung Ganjar-Mahfud bisa mendukung Prabowo-Gibran.

“Sebelum ada kartu tani itu pupuk masih lancar, setelah ada kartu tani pupuk menjadi tidak lancar, yang ditangkap oleh petani kan seperti itu. Artinya kita tinggal kemudian tata niaga terhadap masalah pupuk ini dikembalikan seperti yang sebelumnya. Sehingga tidak lagi akan berbicara pemasaran yang susah dipahami oleh petani. Ada kartu dan lusuh serta macem- macem. Maka kita berharap bisa kembali lagi termasuk kita sampaikan kepada pejabat Gubernur Jawa Tengah, tentang tata niaga ini, kita berharap nanti dibulan Januari harus sudah lebih baik ketimbang sebelumnya,” jelasnya.

Demikian juga bila berbicara soal generasi milenial atau gen-Z, yang akhirnya menyadari bahwa program- program yang ditawarkan oleh pasangan calon Prabowo- Gibran ini lebih realistis karena bisa menyebutkan sumber anggarannya, tidak hanya program tapi sumber anggaran untuk program itu dari mana, dan ini dianggep lebih rasional dan realistis sehingga mereka sadar dan itu sesuatu hal yang baik dimana generasi milenial itu mulai rasional, tidak lagi militan pada partai tertentu diinternal partai, dan dirinya berharap di Pemilu ini dimana rasionalitas dikedepankan menjadi pemilu yang damai dan menyenangkan.

“Untuk target di Jawa Tengah target secara total diangka 55 persen. Oleh karena itu kita berharap ada titik cross di bulan Januari dan awal Februari 2024, sehingga bisa mencapai target diangka 55 persen,” tegasnya.

Dirinya juga berharap ada industrialisasi di Purworejo, minimal industrialisasi di perberasan, dimana di ketahui beras di Purworejo, begitu panen lari ke Kerawang, yang akhirnya nilai tambah atau surplus value nya tidak ditangkap oleh warga Purworejo itu sendiri.

“Kita berharap industrialisasi di Purworejo nanti bisa digenjot sedemikian rupa sehingga proses produksi dari bahan mentah menjadi bahan jadi ini dapat dinikmati oleh masyarakat Purworejo,” harapnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.