PURWOREJO, purworejo24.com – Para pemenang Lomba Kreativitas Inovasi Masyarakat (Krenova) dan Inovasi Perangkat Daerah Kabuaten Purworejo Tahun 2023 menerima penghargaan serta hadiah dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Purworejo. Acara penganugerahan dirangkai dengan Sosialisasi Hasil Inovasi Tahun 2023 di Ruang Rapat Bappedalitbang pada Jumat (22/12/2023).
Ada 6 pemenang Lomba Krenova yang terbagi dalam kategori pelajar dan umum serta 3 perangkat daerah terinovatif.
Pada Lomba Krenova kategori pelajar, Juara 1 diraih oleh Fadhilah Mubarak dari SMKN 1 Purworejo dengan inovasi “Smart Turning Signal”, juara 2 diraih Cantika Pinky Fuadya Putri bersama tim dari SMAN 1 Purworejo dengan inovasi “Alat Pemberi Makan Ikan Otomatis Berbasis IOT (AP20)”, dan Juara 3 diraih Berlian Natasya bersama tim dari SMAN 6 Purworejo dengan inovasi “Pembuatan Pupuk Pestisida dari Temu Lawak”.
Berikutnya untuk Lomba Krenova kategori umum, Juara 1 diraih Retno Wasono Putro SPd dengan inovasi “Aplikasi Karaoke IPA”, Juara 2 diraih Marsiyem dengan Inovasi “Maristhone”, dan Juara 3 diraih Zaidatu Mubarokah dengan inovasi “Minicube Palm Sugar”.
Masing-masing juara 1 mendapatkan trofi dan sertifikat penghargaan serta hadiah uang pembinaaan senilai Rp8.343.000, Juara 2 Rp6.779.000, dan juara 3 Rp5.125.000. Para pemenang juga berhak mewakili Kabupaten Purworejo dalam kompetisi serupa di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Sementara pada Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah, Juara 1 diraih Dinas Kesehatan. Juara 2 diraih Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Juara 3 diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Asisten II Sekda Purworejo, Drs R Achmad Kurniawan Kadir MPA, bersama Kepala Bappedalitbang, Dr Sukmo Widi Harwanto SH MH, dan disaksikan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait serta dewan juri masing-masing lomba.
Asisten II Sekda dalam sambutannya menyebut peningkatan daya saing di Kabupaten Purworejo dapat terlaksana berkat dukungan berbagai sektor dalam penciptaan inovasi sehingga dapat bersaing dengan kabupaten lainnya di Indonesia. Tercatat Kabupaten Purworejo mengalami peningkatan Indek Daya Saing Daerah yang semula 3,016 pada tahun 2022 menjadi sebesar 3,676 pada tahun 2023.
“Termasuk kategori tinggi, yang sertifikat penghargaannya baru kemarin pagi diterima Bupati Purworejo,” katanya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Purworejo berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem inovasi di daerah yang ditunjukkan dengan telah ditetapkannya Perda Inovasi Daerah yaitu Perda Nomor 7 Tahun 2020.
Dalam rangka memperkuat daya dukung, kapasitas dan peningkatan Daya Saing Daerah dibutuhkan kreativitas dan Inovasi baik yang berasal dari Pemerintah Daerah, Lembaga, Perguruan Tinggi, dan dari masyarakat secara luas.
“Untuk memacu perangkat daerah dan masyarakat agar terus menghadirkan inovasi-inovasi yang berkontribusi terhadap masyarakat dan juga upaya mendongkrak Indek Inovasi Daerah, kita melakukan berbagai upaya. Di antaranya adalah kompetisi inovasi bagi masyarakat maupun perangat daerah Kompetisi inovasi masyarakat yang kita kenal sebagai Krenova telah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu. Namun, untuk kompetisi inovasi perangkat daerah baru tahun ini kita selenggarakan,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sampai dengan saat ini tercatat sudah ada kurang lebih 100 inovasi masyarakat serta 200 lebih inovasi perangkat daerah. Namun demikian, tantangan masih cukup berat dihadapi mengingat kematangan inovasi-inovasi tersebut masih perlu upaya yang besar untuk meningkatkannya.
Kematangan inovasi khususnya inovasi perangkat daerah dilihat dari beberapa hal, mulai dari proses pembangunannya, pengelolaannya, tingkat inovasinya/permasalahan yang diselesaikan sampai dengan tingkat kemanfaatannya.
“Terkait dengan kondisi kematangan inovasi perangkat daerah tersebut kita masih jauh dari target RPJMD, pada tahun 2023 ini justru Indek Inovasi Daerah kita mengalami penurunan dari 55 pada tahun 2022 menjadi 48 pada tahun 2023 ini. Namun demikian, masih dalam kategori Inovatif. Mudah-mudahan dengan kerja keras kita bersama Indek Inovasi Daerah kita dapat mencapai target RPJMD serta mencapai kondisi Sangat Inovatif pada tahun 2024,” tandasnya. (P24/wid/top)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








