PURWOREJO, purworejo24.com – Seorang sopir taksi online meninggal dunia setelah dianiaya orang di halaman sebuah cafe di Purworejo, Jawa Tengah. Dalam rekaman CCTV terlihat pria berinisial Y (37) yang beralamat di Desa Besole Kecamatan Bayan tersebut harus meregang nyawa setelah dihantam berkali-kali dengan botol.
Kejadian penganiayaan tersebut berawal saat korban mengantarkan penumpang di Cafe dan Karaoke Ratan Miring Kecamatan Butuh Purworejo. Saat di tempat parkir tiba-tiba pelaku datang langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.
Kuasa hukum keluarga korban Agus Triatmoko mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu dini hari (26 Nopember 2022, sekitar pukul 02.30 WIB. Setelah kejadian itu korban sempat dirawat di Rumah Sakit Palang Biru Kutoarjo namun akhirnya meninggal pada Selasa, 29 Nopember 2022.
“Korban dipukul sebanyak lima kali pakai botol kaca. Di kepala itu ada 8 jahitan,” kata Agus saat ditemui di kantornya pada Rabu, 30 Nopember 2022.
Agus menambahkan, penganiayaan itu jelas terlihat pada CCTV tempat hiburan malam tersebut. Dari rekaman yang diterima, korban tergeletak tak berdaya di samping mobil setelah mengalami penganiayaan tersebut.
Sebelum meninggal, korban sempat dirawat di rumah sakit dan tidak sadarkan diri selama dua hari. Dari hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami pendarahan hebat di kepala.
“Ada pendarahan dan pergeseran otak sebelah kiri,” kata dia
Pihaknya berharap, pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum dan mendapat hukuman seberat-beratnya.
“Kita berharap pelaku segera ditangkap dan mendapat hukuman yang setimpal,” kata dia.
Sementara itu Kasatreskrim Polres Purworejo AKP Ryan Eka Cahya membenarkan kejadian tersebut. Saat ini Polres Purworejo sedang mendalami kasus tersebut dan melakukan penyelidikan.
“Saat ini kita lakukan penyelidikan,” kata Ryan singkat.(P24/Bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









