PemerintahanPendidikan

Terkena Regrouping, Puluhan Siswa SDN Kemiri Lor 2 Boyongan Pindah Sekolah dengan Naik Odong-odong

194
×

Terkena Regrouping, Puluhan Siswa SDN Kemiri Lor 2 Boyongan Pindah Sekolah dengan Naik Odong-odong

Sebarkan artikel ini
Puluhan siswa SDN Kemiri Lor 2 boyongan pindah sekolah dengan naik odong- odong

KEMIRI, purworejo24.com – Puluhan siswa Sekolah Dasar dari kelas 1 hingga kelas 6 di SD N Kemiri Lor 2, Kecamatan Kemiri, Purworejo, Jawa Tengah, melakukan boyongan pindah sekolah secara bersama- sama, pada Senin 12 September 2022.

Dengan diantar oleh orang tua/ wali siswa, guru dan komite serta kepala desa, mereka dengan menaiki kendaraan odong-odong melakukan boyongan pindah bersama ke sekolah lain sebagai tempat belajar yang baru, karena sekolah mereka terkena kebijakan regrouping dari pemerintah daerah.

Meskipun dengan berat hati dan tak sepakat adanya regrouping, mereka dengan terpaksa melakukan pindah ke sekolah lain karena harus mengikuti aturan dan regulasi yang telah ditetapkan.

Dari 57 siswa yang ada di SD N Kemiri Lor 2, hanya 6 siswa yang pindah ke SD N Kemiri Lor 1, 2 siswa pindah ke SD N Kemiri, 3 siswa pindah ke SD N Kemiri Kidul dan lainya yang berjumlah 46 siswa memilih pindah ke sekolah desa lain yaitu ke SD N Kalimeneng.

Mereka secara mayoritas terpaksa memilih sekolah yang berada di desa lain, yaitu di SD N Kalimeneng, yang berada di Desa Kalimeneng Kecamatan Kemiri, dan tidak memilih sekolah yang ada di desanya sendiri, karena mereka merasa kecewa atas perubahan kebijakan yang diberlakukan yaitu secara SK regrouping dari SD N Kemiri Lor 2 yang pindah ke SD N kemiri 1 lor dari wacana sebelumnya yaitu SD N 1 Kemiri yang pindah ke SD N Kemiri 2.

Kedatangan siswa bersama orang tua/wali murid dan komite itu diterima langsung oleh Kepala SD N Kalimeneng dan para siswa langsung berbaur bersama siswa SD N Kalimeneng untuk mengikuti pelajaran bersama.

“Saya tidak menekankan wali murid untuk pindah di SD N Kalimeneng, tapi hanya menggaris bawahi bahwa anak-anak harus sekolah. Dan keputusan akhir wali murid sepakat untuk pindah sekolah di SDN Kalimeneng, SDN Kemiri Lor, SDN Kemiri Kidul dan SDN Kemiri,” jelas Kepala Desa Kemiri Lor, Sri Sumarni, yang ikut mendampingi perpindahan sekolah ke SD N Kalimeneng.

Dikatakan, tidak ada paksaan dari manapun terkait perpindahan sekolah ke SD N Kalimeneng itu, mereka melakukan boyongan pindahan dengan menaiki kendaraan odong-odong juga atas insiatif para wali murid.

Sri berpesan untuk wali murid untuk terus memberikan dukungan dan semangat serta mendukung anak-anak untuk tetap belajar, dan jangan sampai patah semangat meskipun telah berpindah ke sekolah lain.

“Saya berpesan kepada anak- anak dan wali murid di manapun anak- anak belajar tetep wali murid harus men-support dan mendukung anak- anak untuk tetap belajar. Jangan sampai patah semangat dan orang tua wajib mengarahkan anak- anaknya untuk terus belajar karena nanti mau jadi apapun anak harus belajar,” pesanya.

Kepala Sekolah SD N Kalimeneng, Sri Gusmiatun, mengatakan, perpindahan sekolah ke SD N Kalimeneng itu memang merupakan inisiatif orang tua, dan pihaknya merasa senang dan berterima kasih telah mempercayakan SD N Kalimeneng sebagai tempat belajar bagi anak- anak.

“Dari penambahkan siswa baru yang masuk ke SD kami, kami juga menata ruangan supaya anak yang pindah ke sini bisa membaur dengan siswa lainnya dan nyaman. Berharap siswa SD N Kalimeneng bisa menerima siswa baru sebagai teman, saudara sehingga bisa belajar bersama, dan ke depan menjadi anak yang baik dan cerdas,” katanya.

Sementara itu, walimurid SD N 2 Kemirilor, Sari, mengatakan, perpindahan sekolah dilakukan secara unik dengan menaiki kendaraan odong-odong untuk menyemangati anak- anak yang pindah ke sekolah lain.

“Sebagai wali murid men-support anak-anak supaya tidak kecewa pindah sekolah, jadi kesepakatan bersama dengan wali murid agar anak-anak senang sampai di sekolah yang baru,” ujanya.(P24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.