PURWOREJO, purworejo24.com – Gelombang penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diikuti dengan kenaikan harga bahan pokok terus terjadi di Kabupaten Purworejo.
Setelah dua hari lalu unjuk rasa dilakukan oleh ratusan mahasiswa PMII Purworejo di kantor Bupati, kini giliran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melakukan unjuk rasa di gedung DPRD Purworejo, Jumat 9 September 2022.
Poster-poster bertuliskan penolakan terhadap kebijakan kenaikan BBM dibentangkan oleh para mahasiswa sembari meneriakkan orasi-orasi. Mahasiswa mendesak agar DPRD Purworejo menemui mereka agar bisa mendengar aspirasi dan tuntutan yang disampaikan.
Setelah setengah jam di depan gerbang gedung DPRD Purworejo, para mahasiswa akhirnya ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Purworejo, Kelik Susilo Ardani, Ketua Komisi III DPRD, Eko Januar Susanto serta beberapa jajaran eksekutif.
Fakih salah satu mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan terkait dengan kenaikan harga BBM bersubsidi yang sedang terjadi. Menurutnya, kenaikan ini menyebabkan efek kenaikam terhadap beberapa bahan pokok yang akan membuat ekonomi masyarakat terpuruk.
“Kami menuntut pemerintah agar menurunkan harga BBM,” katanya.
Pihaknya berharap tuntutan ini bisa segera disampaikan ke pemerintah pusat. Karena kebijakan ini sangat meresahkan dan sangat dirasakan elemen masyarakat bawah.
Eko Januar menyampaikan bahwa isu kenaikan BBM ini memang saat krusial. Namun DPRD yang notabene lembaga di daerah tidak punya otoritas untuk menolak atau menyetujui kebijakan kenaikan BBM ini karena kebijakan ini dari pusat.
“Secara pribadi kebijakan ini belum tepat, setelah dihantam pandemi dan adanya inflasi. kami di daerah akan menyikapi ini dengan hati-hati, bantalan sosial juga sudah disiapkan,” terangnya.
Dikatakan, pihaknya juga akan mengawal agar subsidi BBM ini agar tepat sasaran. Tim pengendalian inflasi di daerah juga akan terus didorong agar harga bahan pokok tidak terus mengalami kenaikan.
“Di daerah ada tim pengendalian inflasi, kita akan dorong tim tersebut,” sebutnya.
Kelik Susilo Ardani mengatakan, pihaknya akan segera menyampaikan tuntutan para mahasiswa ini ke DPR RI.
“Kita malah senang jika mahasiswa mengawal isu-isu krusial, akan kita sampaikan ke DPR RI dan sekertariat negara, hari ini saya kirim ke DPR RI,” tandasnya.(P24-Bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








