Dana Bantuan Parpol 1 Miliar di Purworejo Cair

oleh -
Bupati Purworejo secara simbolis menyerahkan Bantuan Dana Parpol tahun 2021 kepada perwakilan partai.
Bupati Purworejo secara simbolis menyerahkan Bantuan Dana Parpol tahun 2021 kepada perwakilan partai.

PURWOREJO, purworejo24.com – Sepuluh Partai Politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, hasil pemilihan tahun 2019, pada tahun anggaran 2021 kembali mendapatkan dana segar dari pemerintah. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapatkan dana terbesar dan Hanura mendapatkan dana paling sedikit.

Anggaran itu diberikan kepada pengurus partai yang memiliki keterwakilan di legislatif dengan jumlah Bantuan Parpol tahun 2021 total sebesar Rp. 1.097.972.932.00,00

“Namun masing-masing partai mendapatkan dana secara berbeda-beda disesuaikan dengan hasil suara yang diraih,” kata Kepala Kantor Kesbangpol Purworejo, Bambang Sadyo Hastono, saat dikonfirmasi pada Jumat (1/10/2021).

Disebutkan secara rinci, jumlah dana yang di terima partai Politik di Kabupaten Purworejo untuk anggaran tahun 2021 diantaranya Partai Nasdem sebesar  Rp. 99.153.000, Partai Kebangkitan Bangsa sebesar Rp. 145.848.000, Partai Keadilan Sejahtera sebesar Rp. 68.476.100,00, Partai Golkar sebesar Rp. 204.380.700,00, Partai Gerindra sebesar Rp. 87.459.400,00, Partai Demokrat sebesar Rp. 141.232.800,00, Partai Amanat Nasional sebesar Rp. 40.944.600,00, Partai Hanura sebesar Rp. 37. 057.832,00, Partai PDIP sebesar Rp. 228.844.000,00 dan Partai PPP sebesar Rp. 44. 576.500,00.

“Dana itu bersumber dari anggaran APBD, dihitung sesuai perolehan jumlah suara hasil pemilu tahun 2019 yaitu Rp 2.574,00 per suara sah yang dihasilkan,” jelasnya.

Bantuan ini, lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas partai politik dalam kehidupan demokrasi, salah satu caranya melalui edukasi politik bagi masyarakat maupun anggota parpol.

“Hibah itu dapat dicairkan oleh partai politik yang bersangkutan setelah terpenuhinya persyaratan pencairan bantuan berdasarkan hasil verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah itu, penerima hibah wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran  hibah kepada Bupati Purworejo, melalui Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Purworejo,” ujarnya.

Kesbangpol berharap dana bantuan itu bisa dipergunakan oleh Parpol secara baik dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Semoga dapat di gunakan sesuai ketentuan dan aturan yang sudah di tetapkan,” pungkasnya.(P24/Drt)