Kasus Korupsi Mantan Kades Tridadi Dilimpahkan ke Kejaksaan

oleh -
Satreskrim Polres Purworejo meilimpahkan kasus korupsi Pengelolaan Keuangan Desa Tridadi yang melibatkan kepala desa ke Kejaksaan Negeri Purworejo
Satreskrim Polres Purworejo meilimpahkan kasus korupsi Pengelolaan Keuangan Desa Tridadi yang melibatkan kepala desa ke Kejaksaan Negeri Purworejo
head banner Universitas Putra Bangsa Kebumen

PURWOREJO, Purworejo24.com – Perkara korupsi yang dilakukan oleh H. Asrudin Bin Dahro Wardi (55) warga Tridadi Loano yang di tangani oleh Satreskrim Polres Purworejo hari ini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Purworejo. Kejaksaan menyatakan bahwa perkaranya sudah lengkap dan segera dilimpahkan tersangka berserta barang bukti kepada Kejari Purworejo.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Agus budi Yuwono, S.H., M.H.menjelaskan tersangka yang berprofesi sebagai kepala desa ini melakukan perbuatannya atas Pengelolaan Keuangan Desa Tridadi Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2017, 2018 dan 2019 yang terjadi pada tahun 2017 sampai tahun 2019 di Desa Tridadi Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo.

“Pengelolaan keuangan Desa Tridadi Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2017, 2018, dan 2019 yang seharusnya dilaksanakan oleh Kepala Urusan (Kaur Keuangan) tetapi setelah diambil dari Rekening Kas Desa selanjutnya dana dikelola langsung oleh tersangka,” katanya kepada Purworejo24.com pada Senin (14/06/2021)

Pihaknya menambahkan selain itu pengerjaan pembangunan fisik di Desa Tridadi tersebut yang seharusnya di kerjakan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK), tetapi dikerjakan oleh orang-orang yang sudah dipersiapkan oleh tersangka. Mirisnya kegiatan baik fisik maupun non fisik tidak sesuai dengan jumlah dana yang tercantum dalam APBDes dan diterima di rekening Kas Desa atau dana telah dipotong.

“Dalam pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan baik fisik dan non fisik di Desa Tridadi Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo tidak sesuai dengan realisasi yang sebenarnya,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Agus Budi Yuwono menambahkan dalam pengelolaan keuangan desa tersebut tersangka telah menyalahgunakan kewenangan, kesempatan dan sarana yang ada padanya selaku Kepala Desa Tridadi dan melakukan penyimpangan dalam Pengelolaan Keuangan Desa Tridadi Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2017, 2018 dan 2019.

Untuk diketahui dalam perkara ini dilakukan penyitaan berupa 2 buku rekening Simpeda Bank Jateng Nama Rekening Kas Desa Tridadi, Perdes Tridadi tentang APBDes T.A 2017, 2018, 2019 berikut perubahannya, Dokumen permohonan pencairan DD dan ADD T.A 2017, 2018, 2019. Laporan pertanggungjawaban dana T.A 2017, 2018, 2019. SK Bupati Purworejo tentang pengangkatan tersangka sebagai Kepala Desa Tridadi, Buku rekening BRI atas nama H. ASRUDIN, 9 bidang tanah milik H. ASRUDIN, dan dokumen lain yang berkait dengan keuangan Desa Tridadi Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo.

Sementara itu barang bukti berupa 9 bidang tanah milik tersangka juga diamankan adalah sebidang tanah luas 342m2, terletak di Blok Ngelo Persil 39B S III, Sebidang tanah luas 324m2, terletak di Blok Ngemplak Persil 10 S II, sebidang tanah luas 307m2, terletak di Blok Ngemplak Persil 10 S II, sebidang tanah luas 193m2, terletak di Blok Sekruduk Persil 65 S III, sebidang tanah luas 399m2, terletak di Blok Setro Persil 2 D II, sebidang tanah luas 128m2, terletak di Blok Setro Persil 2 D II, sebidang tanah luas 2315m2, terletak di Blok Kudon Persil 8 D II, sebidang tanah luas 760 M2, terletak di Blok Kudon Persil 8 D II, sebidang tanah luas 1730m2, terletak di Blok Seblanten Persil 84 D III dan di duga ke 9 tanah tersebut hasil dari perbuatan tersangka.

“Berdasarkan Laporan hasil audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan Desa Tridadi Kecamatan Loano tahun anggaran 2017. 2018 dan 2018 tanggal 22 September 2021 diperoleh kesimpulan hasil penghitungan kerugian keuangan negara sebesar Rp607.741.082,00 (Enam Ratus Tujuh Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Satu Ribu Delapan Puluh Dua Rupiah),” lanjut Kasat Reskrim Polres Purworejo.

Tersangka di duga melakukan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan Desa Tridadi Kecamatan Loano T.A 2017, 2018 dan 2019 yang terjadi pada tahun 2017 s/d 2019 sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) Subs pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 64 ayat (1) KUHP tambah Kasat Reskrim Polres Purworejo.

“Ini sebagai pelajaran jangan sampai ada lagi kepala desa yang lainnya mencoba-coba bermain pada anggaran desa,” pungkas Kasat Reskrim Polres Purworejo. (P24-bayu)