Olah RagaPemerintahan

Nanugget E-sports Juarai Mobile Legends Purworejo Competition

219
×

Nanugget E-sports Juarai Mobile Legends Purworejo Competition

Sebarkan artikel ini
Pembina PBESI Purworejo, Dion Agasi dam Bambang Gatot Seno Aji berfoto bersama Tim Nanugget sebagai juara MLPC sesion 1 tahun 2021
Pembina PBESI Purworejo, Dion Agasi dam Bambang Gatot Seno Aji berfoto bersama Tim Nanugget sebagai juara MLPC sesion 1 tahun 2021

PURWOREJO, purworejo24.com – Tim E-sports Purworejo Nanuget memenangkan turnamen Mobile Legends Purworejo Competition (MLPC) Season 1 usai mengalahkan Kunyet E-sports pada pertandingan grand final. Atas kemenangan tersebut Nanuget E-sports berhak mendapatkan tropi, sertifikat serta uang pembinaan dari Pengurus Besar E-Sports Indonesia Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah sebagai penyelenggara.

Raihan Bentrico, ketua penyelenggara MLPC menjelaskan pertandingan berjalan dengan sengit saat Nanugget mengalahkan Kunyet dengan skor akhir 3-0. Sedangkan di tempat ketiga diraih oleh Bencana setelah berhasil menumbangkan perlawanan dari Barokah E-sports.

“Sebelum membawa pulang piala MLPC Season 1, Nanugget harus berusaha keras mengumpulkan kemenangan melawan Kunyet E-sports dalam format game 5 pertandingan terbaik, alias “Best of Five (Bo5),” katanya kepada purworejo24.com usai penyerahan tropi pada Sabtu (09/05/2021) malam.

Turnamen Mobile Legends Purworejo Competition yang digelar secara offline di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Purworejo
Turnamen Mobile Legends Purworejo Competition yang digelar secara offline di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Purworejo

Raihan Bentrico atau akrab disapa Coco menambahkan bahwa pertandingan MLPC ini digelar selama 3 hari mulai Kamis – Sabtu (06- 08/05/2021) dan diikuti sebanyak 73 tim sampai pendaftaran ditutup beberapa hari yang lalu yang semua timnya berasal dari Purworejo. Para peserta sengaja dipilih yang khusus dari Purworejo dengan tujuan untuk mencari atlet-atlet Gamers yang berbakat yang nantinya bisa mengharumkan nama Purworejo.

“Sengaja kita tidak membuka dari yang luar daerah karena event ini kita adakan untuk pencarian atlet yang nantinya kita fasilitasi untuk event-event di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.

Pertandingan Final yang digelar secara offline di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Purworejo dihadiri sejumlah pejabat, diantaranya Dion Agasi ketua DPRD Kabupaten Purworejo sekaligus pembina PBESI Purworejo, Bambang Gatot Seno Aji Sekretaris Dishub Kabupaten Purworejo yang juga masuk jajaran Pembina, Kepala Kesbangpol Purworejo Bambang Sadyo Hastono, Plt Kominfo Stephanus Aan Isa Nugroho serta Ketua Koni Purworejo, Sumaryanto.

“Kita juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada peserta dan tamu undangan yang masuk arena mengingat masih dalam kondisi Pandemi Covid-19,” katanya.

Sementara itu Ketua PBESI Kabupaten Purworejo Nanang Agus Gutomo menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pertama dari PBESI Kabupaten Purworejo yang nantinya juga akan dilanjutkan progam-progam untuk meningkatkan prestasi atlet game dikancah yang lebih tinggi lagi. Mengingat tingginya animo masyarakat tentang game khususnya bagi kalangan anak muda pihaknya berharap dengan hadirnya PBESI dapat saling bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat seperti pariwisata dan dunia pendidikan.

“Selaku cabang olahraga yang baru di Purworejo di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) kami mengajak seluruh elemen dari pemerintah daerah, dunia pendidikan dan dunia usaha untuk bersama-sama membangun dan mengelola potensi anak muda di kabupaten Purworejo agar lebih produktif mwnyambut industri 4.0,” katanya.

Ketua PBESI  Nanang Agus Gutomo didampingi sektetaris PBESI Cholid Abdillah
Ketua PBESI Nanang Agus Gutomo didampingi sektetaris PBESI Cholid Abdillah

Alpha Alchander salah satu tim Nanugget E-sports yang berhasil menjuarai turnamen MLPC mengaku senang dengan adanya turnamen yang digelar oleh PBESI Purworejo sehingga dapat memetakan potensi atlet yang ada sehingga para atlet yang berbakat bisa terwadahi. Pihaknya mengaku untuk kelima orang timnya yang diturunkan sudah mempersiapkan dan latihan sejak jauh hari sebelum turnamen digelar.

“Dengan adanya turnamen seperti ini kita dapat mencari player-player yang unggul serta dapat melestarikan E-sports di Indonesia,” tutupnya (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.