PURWOREJO, purworejo24.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari merupakan salah satu perusahaan daerah yang dimiliki Kabupaten Purworejo yang tak terdampak pandemi Covid-19. Bahkan pendapatan Perusda ini mengalami peningkatan dari 27,4 Miliar pada tahun 2019 menjadi 2,8 Miliar pada tahun 2020. Dividen atau setoran ke Pemda pun mengalami peningkatan.
Direktur PDAM Hermawan Wahyu Utomo, ST, M.Si, mengungkapkan perusahaan yang ia pimpin menjadi meningkat akibat pandemi. Hal itu terjadi karena saat Pandemi Covid-19 semua warga membutuhkan air dan pemakaian air semakin meningkat. PDAM menjadi salah satu perusahaan yang menyediakan produk untuk penanganan dan mencegah tersebarnya virus Covid-19 yaitu air.
“Alhamdulillah PDAM memang yang menyediakan produk untuk penanganan dalam pandemi Covid-19 seperti kebutuhan masyarakat untuk cuci tangan dan lain sebagainya,” katanya kepada purworejo24.com pada Rabu (28/04/2021) saat ramah tamah dengan media di Warung Bogowonto.
Pihaknya menambahkan aset PDAM mengalami kenaikan signifikan saat pandemi Covid-19 ini, jika tahun 2019 nilainya Rp 33.9 miliar maka di tahun 2020 naik menjadi 39.8 miliar. Pendapatan juga naik dari Rp 27.3 miliar menjadi Rp 28.8 Miliar. Laba sebelum pajak juga naik dari Rp 4,1 milar menjadi Rp 4.3 miliar.
“Dividen ke Pemda juga naik dari Rp 1,7 miliar menjadi Rp 1,8 miliar,” katanya.
Wahyu menambahkan capaian PDAM selama dua tahun terakhir selalu meningkat dibuktikan dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Tim KAP Indarto. Selain itu, berdasarkan penilaian Kementerian PUPR dan BPKP dari 387 PDAM Kabupaten/Kota Se-Indonesia dari tahun ke tahun juga mengalami kenaikan.
“Ranking di tahun 2017 PDAM Tirta Purwitasari menduduki peringkat ke 106, 2018 naik menjadi peringkat 61, tahun 2019 naik lagi menjadi peringkat ke 58 dan di tahun 2020 naik menjadi ranking 42 se-Indonesia,” katanya.
Pihaknya juga menambahkan saat ini PDAM sedang melebarkan sayapnya ke daerah Purworejo bagian barat dan Purworejo bagian selatan. Dengan adanya beberapa objek yang menunjang swpwrti Bandara NYIA di selatan dan Bendung Bener pihaknya akan terus menambah pelayanan kepada masyarakat Purworejo.
“Untuk fokus PDAM Purworejo saat ini pengembangan di bagian barat meliputi Kecamatan Kemiri, Pituruh dan Butuh dan sekitarnya. Sementara pengembangan ke selatan menyambut hadirnya YIA dilakukan pengembangan di wilayah Kecamatan Bagelen dan Purwodadi bagian selatan,” tandasnya.
Sementara itu Wakil Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti yang turut hadir didampingi Asisten II Pemda Purworejo Budi Harjono, mengapresiasi pencapaian PDAM selama ini. Menurutnya pencapaian tersebut merupakan kerjasama anatara pemerintah daerah, PDAM dan masyarakat yang terjalin dengan baik.
“Pencapaian PDAM merupakan sinergitas antar elemen masyarakat yang harus kita tingkatkan lagi kedepannya,” katanya. (P24-Bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








