Bencana AlamKecelakaan

Bersihkan Sumur di Durensari, Satu Pekerja Meninggal Dunia

618
×

Bersihkan Sumur di Durensari, Satu Pekerja Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi penggali sumur yang tewas di Desa Semono Desa Semono, Kecamatan Bagelen, Purworejo. (30/10/2020)
Proses evakuasi penggali sumur yang tewas di Desa Semono Desa Semono, Kecamatan Bagelen, Purworejo. (30/10/2020)

BAGELEN, purworejo24.com – Seorang warga Desa Semono, Purworejo, Jawa Tengah meninggal dunia setelah sebelumnya sempat pingsan saat memebrsihkan sumur milik salah satu warga di Desa Durensari, Kecamatan Bagelen. Sementara itu seorang temannya yang juga sempat pingsan berhasil diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit.

Rebingan warga Dusun Sijo RT 05/02 Desa Semono, Kecamatan Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia setelah pingsan akibat diduga akibat kekurangan oksigen saat membersihkan sumur milik salah satu warga di Desa Durensari Kecamatan Bagelen, pada Jumat (30/10/2020). Rebingan bekerja membersihkan sumur bersama temannya, Waluyo dan Samidi. Dalam kejadian itu Waluyo yang juga sempat pingsan namun berhasil selamat dan dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto kepada purworejo24.com menjelaskan, kejadian itu terjadi pada Jumat (30/10/2020) siang saat para pekerja asal Desa Semono itu sedang membantu membuatkan sumur di lahan pekarangan milik warga Desa Durensari.

“Saat itu korban beserta Waluyo dan Samidi akan membersihkan lumpur dan semak-semak yang ada di dalam sumur milik Cipto Suparno yang berukuran buis beton 80 cm dan kedalaman 9 m. Korban turun ke

Proses evakuasi penggali sumur yang tewas di Desa Semono. (30/10/2020)
Proses evakuasi penggali sumur yang tewas di Desa Semono. (30/10/2020)

dalam sumur setelah sampai di dasar sumur korban merasakan lemas dan berteriak meminta tolong kepada Waluyo,” ungkapnya.

Mendengar hal itu, Waluyo kemudian  memberitahu kepada Endri Santoso. Setelah itu Waluyo dan Endri berusaha memberikan pertolongan kepada korban dengan cara turun ke dalam sumur tetapi sampai pertengahan kedalaman Waluyo merasakan lemas dan naik lagi keatas.

“Sesampai di atas Waluyo pingsan. Setelah itu Samidi memberitahu Kades dan Warga sekitar. Kades melaporkan ke petugas Polsek selanjutnya Polsek Bagelen, Koramil, Tim medis puskesmas Dadirejo dan Basarnas DIY dan Purworejo serta kecamatan Bgelen datang ke TKP dan dilakukan evakuasi oleh tim BASARNAS dari DIY,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, korban yang meninggalpun akhirnya dibawa ke Puskesmas Bagelen untuk keperluan visum, dan setelah tidak didapati tanda tanda kekerasan, jenazah lalu diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(P24-Drt)

 

 

 

 

 

 


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.