KesehatanPemerintahanPendidikan

Siapkan Diri Jadi Desa Digital, Desa Krandegan Luncurkan Program E-learning, Wifi dan Printer Gratis

322
×

Siapkan Diri Jadi Desa Digital, Desa Krandegan Luncurkan Program E-learning, Wifi dan Printer Gratis

Sebarkan artikel ini
Sejumlah siswa memanfaatkan wifi gratis di Desa Krandegan untuk belajar.
Sejumlah siswa memanfaatkan wifi gratis di Desa Krandegan untuk belajar.

BAYAN, purworejo24.com – Berbagai inovasi hadir di Desa Krandegan Kecamatan Bayan, Purworejo Jawa Tengah.  Setelah menjadi Kampung Siaga Candi desa Krandegan kini melangkah menuju Desa Digital yaitu menggunakan teknologi digital di berbagai sektornya. Diantaranya adalah penerapan E-learning yaitu pembelajaran menggunakan teknologi internet serta upaya menyediakan wifi gratis di seluruh wilayah Desa Krandegan serta layanan printer gratis untuk pelajar.

Dwinanto S.E, Kepala Desa Kradegan menyampaikan bahwa desanya siap memfasilitasi kegiatan belajar mengajar dengan mengediakan jaringan internet yang terpasang di beberapa titik strategis desa.

“Saat ini kami sudah meluncurkan program E-learning yaitu pembelajaran berbasiskan internet. Dalam situasi saat ini dimana mengharuskan siswa belajar di rumah, maka kami menyediakan jaringan internet yang terpasang di 13 titik strategis di desa kami. Selain itu kami juga menyediakan web berisi unggahan materi dari guru sehingga siswa dapat dengan mudah mengunduhnya,” ungkapnya.

Pelatihan pembuatan materi pembelajaran berbasis teknologi informasi untuk para guru. (4/08/2020)
Pelatihan pembuatan materi pembelajaran berbasis teknologi informasi untuk para guru. (4/08/2020)

Selain itu, desa Krandegan juga menyediakan laptop dan printer umum bagi siswa yang akan mencetak materi yang telah diunduhnya.

“Desa menyediakan laptop dan printer yang tersedia di kantor desa yang bisa digunakan gratis bagi warga maupun siswa untuk mencetak dokumen. Warga atau siswa hanya perlu datang membawa kertas HVS saja,” jelasnya.

Dafa (14) warga Krandegan bersyukur akan adanya fasilitas internet yang disediakan desa. Melalui fasilitas ini, kegiatan belajar jarak jauh menjadi lebih mudah dan hemat.

“Alhamdullilah dengan adanya fasilitas jaringan internet dari desa, kegiatan belajar online menjadi lebih mudah dan lancar. Selain itu dengan adanya fasilitas ini, saya tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli data internet,” ungkapnya.

Sementara itu untuk mendukung program E-learning, pihak desa juga membekali sumber daya pengajar dengan melakukan pelatihan dalam pembuatan materi pembelajaran berbasis teknologi informasi pada Selasa (04/08/2020). Pelatihan tersebut dihadiri oleh 20 pengajar SD, TK, hingga Paud. Dwinanto berharap fasilitas penunjang pendidikan yang disediakan desa dapat dipergunakan dengan baik dan mampu membantu serta mempermudah warganya dalam kegiatan belajar mengajar jarak jauh.(P24-P1/Nuh)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.