Tracing Klaster Pasar Suronegaran, Puluhan Orang Jalani Swab Test
Sebarkan artikel ini
Swab Test di Pasar Suronegaran
PURWOREJO, purworejo24.com- Untuk memulihkan situasi Pasar Suronegaran yang sempat ditutup karena ada pedagang yang positif corona, pagi ini dilaksanakan Swab Test. Hal ini dilakukan untuk tracing atau menelusuri orang-orang yang sempat bersinggungan dengan pasien positif Covid-19 yang berasal dari klaster Pasar Suronegaran.
Kepala Pasar Suronegaran, Setyo Haryadi menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo melakukan tes swab di lokasi pasar. Sebanyak 67 orang terdiri dari pedagang 40 orang, petugas pasar 20 orang serta warga Desa Kalinongko 7 orang. Warga tersebut diswab karena keluarganya berjualan di Pasar Pagi tersebut.
“Betul mas hari ini kita lakukan Swab Test untuk mengetahui penyebaran virus pada pedagang dan petugas pasar. Harapannya semua negatif hasilnya supaya masyarakat dan pedagang tidak takut beraktivitas di pasar ini,” katanya kepada purworejo24.com pada Senin (20/07/2020).
Swab Test di Pasar Suronegaran.
Ia menambahakan, selain melakukan Swab Test , pengelola pasar memberlakukan pembatasan akses keluar masuk pengunjung pasar. Dari 12 pintu yang ada, hanya 6 pintu yang dibuka. Petugas juga bergantian mengisi tandon air untuk cuci tangan yang sebelumnya sempat dihentikan dropingnya usai tanggap darurat selesai.
Sterilisasi pasar dengan cara penyemprotan disinfektan pun akan kembali dilakukan seminggu sekali. Hal itu agar pasar tetap steril dan virus Covid-19 tidak menyebar luas. Pihaknya juga memberikan konfirmasi terkait siapa yang terpapar virus Covid-19.
“Saya juga ingin meluruskan bahwa pesan berantai yang menyebutkan adanya juragan martabak Pasar Suronegaran positif Covid-19 adalah tidak benar. Pesan tersebut dibuat dan disebarkan oleh orang yang tak bertanggung jawab dan ingin memperkeruh suasana,” katanya.(P24-Bayu)