Demi Penambahan Kuota BLT DD, Wonosido Gelar Musdes
Sebarkan artikel ini
Pemerintah Desa Wonosido Kecamatan Pituruh, Purworejo Jawa Tengah menggelar Musyawarah Desa (Musdes) agar dapat menambah kuota penerima BLT DD
PURWOREJO, purworejo24.com – Demi dapat menambah kuota Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) untuk warganya yang terdampak Covid-19, Pemerintah Desa Wonosido Kecamatan Pituruh, Purworejo Jawa Tengah menggelar Musyawarah Desa (Musdes). Musdes digelar setelah adanya peraturan penerimaan bantuan terbaru yang diterbitkan Pemkab Purworejo melalui Perbub.
Camat Pituruh, Yudhi Agung Prihatno menjelaskan, sebelumnya di Desa Wonosido Kecamatan Pituruh, hanya 1 orang warga yang terdaftar sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Namun setelah diadakan Musdes dengan menggunakan Peraturan Bupati, terdapat 40 orang warga yang akan menerima BLT DD.
“Hari ini kami dari Kecamatan Pituruh melakukan pendampingan atas pelaksanaan Musdes BLT DD Desa Wonosido, karena Musdes sebelumnya diselenggarakan sebelum terbitnya Perbub nomor 24 tahun 2020,” katanya kepada purworejo24.com usai kegiatan pada Selasa (23/06/2020).
Pemerintah Desa Wonosido Kecamatan Pituruh, Purworejo Jawa Tengah menggelar Musyawarah Desa (Musdes) agar dapat menambah kuota penerima BLT DD
Agung menambahkan pada Musdes kali ini terdapat perubahan kriteria penerima bantuan yang sebelumnya menggunakan peraturan dari Kemendes yaitu harus memenuhi 9 dari 14 item kriteria miskin, sehingga hanya ada 1 orang penerima. Maka kali ini dengan menggunakan Perbub maka pada Musdes yang digelar di SDN Wonosido tersebut ada penambahan penerima bantuan BLT DD.
“Dengan menggunakan Perbub yang baru ini maka ada penambahan. Sesuai kriteria Perbub tersebut 39 orang jadi total ada 40 warga yang dapat bantuan BLT DD,” katanya.
Ia menegaskan jika pada Musdes yang dihadiri oleh puluhan warga, perangkat desa, kepala desa, tokoh masyarakat serta dari unsur Pemerintah Kecamatan tersebut sudah sesuai peraturan yang berlaku. Pihaknya akan memantau dan mengawal bantuan yang sudah diputuskan bersama tersebut.
“Musdes kali ini sudah kita selaraskan dengan aturan-aturan yang ada, jadi masyarakat kita bertanya jangan semata-mata kepada media sosial akan tetapi juga kepada sesepuh dan tokoh masyarakat yang hadir pada Musdes kali ini,” katanya
Hasil Musdes kali ini akan segera di jadikan Peraturan Kepala Desa dan disampaikan kepada bupati serta pelimpahan kewenanganya kepada kecamatan sehingga nantinya pihak kecamatanlah yang mengesahkan hasil musdes tersebut. Diperkirakan akhir bulan ini BLT DD akan bisa dicairkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.
Sementara itu Sutopo, Kepala Desa Wonosido berharap setelah adanya Musdes yang baru ini tidak ada lagi polemik yang beredar di masyarakat. Musdes kali ini adalah wujud dari transparansi desa tentang penentuan siapa saja yang nantinya mendapat bantuan BLT DD.
“Kami berharap setelah ini jangan sampai ada masyarakat mengatakan bahwa pemerintah desa tidak transparan, karena kita semua sudah menyepakati bersama tokoh masyarakat. Semoga masyarakat bisa menerima aturan pemerintah pusat dan pemerintah desa,” tandasnya. (P24-Bayu)