Kades Muda di Purworejo Sumbangkan Gajinya Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
Sebarkan artikel ini
Kades Megulungkidul, Malik Khairul Anam memberikan bantuan 140 paket sembako kepada masyarakat dari udang gajinya.
PITURUH, purworejo24.com – Seorang kades muda asal Desa Megulungkidul Kecamatan Pituruh menyumbangkan 3 kali gajinya dalam bentuk sembako. Hal tersebut dilakukan untuk membantu warga desanya yang kurang mampu dalam menghadapi pandemi covid-19.
Kepala Desa Megulungkidul, Malik Khairul Anam memberikan bantuan 140 paket sembako kepada masyarakat terdampak covid-19. Bantuan paket sembako ini dibeli dengan menggunakan gajinya (siltap) sebagai kades selama 3 bulan.
“Gaji tri wulanan saya berikan kepada panitia penanggulangan covid-19 untuk dibelikan sembako dan setelahnya dibagikan ke warga masyarakat Desa Megulungkidul,” katanya kepada purworejo24.com pada Minggu (24/05/2020).
Kades Megulungkidul, Malik Khairul Anam memberikan bantuan 140 paket sembako kepada masyarakat dari udang gajinya.
Kades muda berusia 29 tahun ini berinisiatif untuk berbagi sebagian rezekinya agar dapat meringankan beban kebutuhan masyarakat dan sebagai wujud kepedulian terhadap warganya. Adapun penerima bantuan sembako dari kepala desa ini diluar penerima bantuan pemerintah yakni PKH, BPNT, sembako dinas sosial, bantuan sosial tunai dan bantuan langsung tunai dana desa.
“Semoga kita bisa bersama-sama melewati masa-masa sulit pandemi virus covid-19, karena dengan adanya virus covid-19 ini semua elemen masyarakat terdampak mulai dari aktivitas sampai perekonomiannya. Dan semoga pandemi ini segara berakhir, supaya semua aktivitas kembali normal,” katanya.
Bantuan tersebut diberikan kepada warga di dua RW dan delapan RT di Desa Megulungkidul. Anam memberikan bantuan sembako tersebut secara langsung kepada masyarakatnya yang terdampak.
“Saya juga berharap untuk semua warga desa Megulungkidul agar menjaga kesehatan, mengikuti protokol peraturan yang sudah ada, seperti rajin mencuci tangan, jika keluar rumah menggunakan masker dan menjaga jarak,” pungkasnya.
Sementara itu, Mujiono selaku panitia penanggulangan covid-19 Desa Megulungkidul mengatakan bahwa kegiatan bagi-bagi sembako kepala desa ini benar-benar berasal dari siltap kades Malik Khairul Anam yang selama tiga bulan tidak diambil untuk dibelikan sembako demi meringankan kebutuhan warga masyarakat desa Megulungkidul.
“Semoga apa yang diberikan kades Malik Khairul Anam ini bisa meringankan perekomian warga masyarakat desa Megulungkidul, dan bisa menjadi contoh yang baik bagi desa-desa lainnya,” katanya. (P24-Bayu)