Info JalanKesehatan

Antisipasi Covid-19, Sejumlah Wilayah di Purworejo Lakukan Lock Down Lokal

1623
×

Antisipasi Covid-19, Sejumlah Wilayah di Purworejo Lakukan Lock Down Lokal

Sebarkan artikel ini
Warga Plaosan lakukan Lockdown lokal.jpg
Warga Plaosan lakukan Lockdown lokal.

PURWOREJO, purworejo24.com –  Pasca pengumuman Bupati Purworejo yang menetapkan Tanggap Darurat Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Purworejo dan pemberitaaan di sejumlah media terkait pandemi Ccorona, sejumlah daerah mulai membatasi akses keluar masuk orang di wilayahnya. Hal dilakukan untuk mengisolasi mandiri beberapa daerah tersebut agar terhindar dari pandemi Virus Covid-19 yang tengah melanda.

Salah satunya wilayah yang menrapkan isolasi mandiri atau lockdown lokal adalah RT 03 dan RW 03 Dusun Tuksongo, Kelurahan Purworejo Kabupaten Purworejo. Hari Setyawan ketua RT 03 menjelaskan lima jalan masuk ke wilayah tersebut ditutup dan dipasang tulisan “lockdown”, 4 jalan ditutup total dan hanya 1 jalan yang dibuka-tutup untuk akses warga. Bahkan pada spanduk yang lain tertulis “Covid-19 luwih loro seko janjine mantan” sebagai imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada.

“Isolasi mandiri itu usulan dari warga sendiri, melihat berita yang ada Purworejo sudah masuk Zona Kuning mendekati Zona Merah, makanya warga berinisiatif mengisolasi mandiri, dan semua orang yang masuk harus disemprot dengan disinfektan,” katanya kepada purworejo24.com.

Lockdown lokal di kampung Tuksongo Purworejo.
Lockdown lokal di kampung Tuksongo Purworejo.

Inisiatif warga ini lantas disepakati oleh semua warga dan pengurus RT03 dan Karang Taruna daerah tersebut. Pihaknya menambahkan isolasi mandiri tersebut yang dimulai hari ini Senin (30/03) sampai batas waktu yang belum ditentukan mengingat wabah Covid-19 belum mencapai puncaknya.

“Kita tadi pagi awali dengan bersih-bersih kampung dan baru pagi tadi kita local lock down. kita siapkan penjaga dari karang taruna dari jam 06.00 pagi sampai jam 10.00 malam,” kata Riska Astuti salah satu penggerak karang taruna desa setempat.

Sementara itu hal yang sama dilakukan oleh warga beberapa daerah yang lain seperti Desa Grantung Kecamatan Bayan, Desa Candisari, Kelurahan Plaosan Kecamatan Purworejo, warga dari beberapa daerah tersebut juga menutup akses keluar masuk kelurahan untuk antisipasi virus tersebut menyebar masuk ke wilayah mereka.

Warga Plaosan lakukan Lockdown lokal
Warga Plaosan lakukan Lockdown lokal

Duanov Lala atau akarab dipanggil Plethuk, warga kelurahan Plaosan sekaligus Korlap kegiatan tersebut mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Ia mengaku biaya yang timbul dari kegiatan mereka tidak sedikitpun menarik iuran dari warga namun memanfaatkan uang jimpitan yang sudah berjalan dilingkungannya.

“Kita lakukan ini secara mandiri tanpa ada iuran warga, kita sudah siapkan disinfektan jika ada orang luar masuk ke daerah kita maka kita semprot dan sterilkan dulu, kita juga rutin adakan penyemprotan 3 hari sekali kerumah-rumah warga,” katanya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.