PURWOREJO, purworejo24.com – Kabar keputusan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyikapi perkembangan penyebaran virus covid-19 corona di Jawa Tengah, yang akan meliburkan seluruh sekolah di Jawa Tengah mulai SD hingga SMA/SMK selama dua minggu ke depan sejak terhitung Senin (16/3/2020) besok belum akan diberlakukan untuk semua sekolah di Purworejo.
Seluruh sekolah baik SD dan SMP yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purworejo, masih akan melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasa pada senin esok.
“Untuk kabupaten Purworejo SD dan SMP masih masuk seperti biasa, saat ini kami belum menerima surat untuk meliburkan seluruh sekolah baik SD dan SMP di Purworejo,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, saat dikonfirmasi purworejo24.com, Minggu (15/3/2020) pagi.
Namun demikian, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan libur itu akan di berlakukan oleh Dinas, jika ada surat perintah datang secara resmi dari Propinsi.
“SMA/SMK memang merupakan kewenangan provinsi, namun untuk kabupaten sementara SD dan SMP masih masuk seperti biasa, karena SD dan SMP merupakan kewenangan kabupaten/kota,” jelasnya.
Guna mencegah atau mengantisipasi penyebaran virus corona di Purworejo, tambahnya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga juga telah membuat surat edaran kepada seluruh sekolah mulai PAUD, SD dan SMP pada 13 Maret 2020 yang berisikan tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi corona virus disease (covid-19) pada satuan pendidikan di Kabupaten Purworejo.
Dalam kabar yang beredar di sejumlah Media, menyebutkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah membuat keputusan mengubah jadwal. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai memimpin rapat gabungan pada sabtu (14/3/2020) malam telah mengumumkan bahwa sekolah di Jawa Tengah mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK diliburkan hingga dua pekan ke depan.
Dimana keputusan tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, dari TK, SD, SMP dan SMA sederajat selama dua minggu. Namun Ganjar menyampaikan pemberian masa libur tersebut bisa saja berubah bergantung pada perkembangan situasi.
Selain kegiatan belajar mengajar, Ganjar mengatakan beberapa event yang melibatkan orang dalam jumlah besar juga dibatalkan. Seperti Car Free Day, Jateng bershalawat, kemah, study tour sampai kegiatan Pekan Olahraga Daerah. Semua dilakukan untuk menekan penyebaran virus covid-19 corona.(P24-Drt)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








