IklimLingkungan Hidup

Fenomena Halo Matahari dan Crontail Muncul Bersamaan di Langit Purworejo

683
×

Fenomena Halo Matahari dan Crontail Muncul Bersamaan di Langit Purworejo

Sebarkan artikel ini
Fenomena Halo Matahari dilihat dari langit Kelurahan Sindurjan
Fenomena Halo Matahari dilihat dari langit Kelurahan Sindurjan

PURWOREJO, purworejo24.com – Alam kembali menyapa warga Purworejo di tanggal cantik 02/02/2020. Kali ini muncul fenomena alam Halo Matahari di langit Purworejo. Tidak hanya itu fenomena yang terjadi saat pagi hari ini juga memunculkan awan misterius.

Fenomena Halo Matahari itu terekam oleh sejumlah warga di Kelurahan Sindurjan Kabupaten Purworejo pada Minggu (2/2/2022) pagi sekitar pukul 09.15 WIB. Fenomena alam matahari dikelilingi pelangi (Halo Matahari) ini sendiri berhasil diabadikan oleh Deni, salah seorang warga kelurahan Sindurjan. Dalam sekejap, fenomena yang kerap muncul ini menjadi perhatian masyarakat sekitar.

Deni mengatakan bahwa fenomena tersebut terjadi tidak lama sekitar 1,5 jam. Ia mengatakan juga melihat gugusan awan panjang yang ia duga adalah asap dari sebuah roket.

“Tidak lama tidak sampai Dhuhur sudah hilang mas, tadi juga disampingnya ada asap roket kayaknya bentuknya panjang bersebelahan (dengan Halo Matahari),” katanya kepada purworejo24.com.

Fenomena Halo Matahari dilihat dari langit Kelurahan Sindurjan
Fenomena Halo Matahari dilihat dari langit Kelurahan Sindurjan

Fenomena Halo Matahari merupakan sebuah fenomena optis berupa lingkaran cahaya di sekitar matahari yang berwarna-warni. Tidak hanya itu penerangan jalan dan kadang- kadang di permukaan Bumi sendiri. Fenomena Halo ini biasa terjadi di berbagai sumber cahaya. Dikutip dari berbagai literatur, sebenarnya tidak ada dampak khusus dari terjadinya fenomena ini selain efek keindahan.

Sedangkan asap yang sering juga muncul yang kebanyakan orang mengira adalah asap roket sebenarnya adalah merupakan hasil dari pengembunan udara dengan kadar air tinggi yang bergesekan dengan mesin pesawat. Proses seperti ini biasa disebut dengan condensation trails (Contrail) tapi ada juga yang menyebutnya dengan vapor trails tapi jika bentuknya mulai berpendar atau melebar seperti awan biasa juga disebut dengan aviaticus cloud.

Fenomena Halo Matahari dilihat dari langit Kelurahan Sindurjan
Fenomena Halo Matahari dilihat dari langit Kelurahan Sindurjan

Di dunia penerbangan nama lazimnya adalah Contrail. Contrail terjadi saat pesawat terbang di ketinggian 16.500 kaki (sekitar 5.000 meter).

“Kalau asapnya malah lebih cepat hilang sekitar durasi 1 jam-an mas,” katanya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.