HukumWisata

Ramai Dikunjungi Warga, Tembok Keraton Agung Sejagat Runtuh

811
×

Ramai Dikunjungi Warga, Tembok Keraton Agung Sejagat Runtuh

Sebarkan artikel ini
Tembok runtuh akibat pengunjung yang berdesakan
Tembok runtuh akibat pengunjung yang berdesakan

PURWOREJO, purworejo24.com – Keraton Agung Sejagat di Desa Pogungjurutengah, Purworejo Jawa Tengah, mengundang warga berbondong-bondong untuk berkunjung. Akibat raminay pengunjung dan berdesak-desakan, tembok pagar Keraton Agung Sejagat yang masih separuh pembangunannya roboh pada bagian sisi belakang.

Robohnya pagar tersebut terjadi saat warga berdesakan untuk melihat kondisi keraton yang viral itu. Akses pintu masuk ke Keraton Agung Sejagat, Desa Pogungjurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejoitu masih dipasangi garis polisi sehingga banyak warga yang berdiri mengelilingi pagar untuk melihat penampakan keraton tersebut.

Rita salah satu pengunjung mengatakan Pagar itu memiliki tinggi sekitar 1,5 meter dan terbuat dari Hebel. Bagian yang roboh sekitar 50 sentimeter sepanjang 3 meter. Ambruknya pagar tersebut diduga karena kualitas dari materialnya kurang bagus.

“Itu terlihat tidak rapi dalam pembangunannya,” katanya kepada purworejo24.com saat ditemui di komplek keraton.

Pengerjaan tembok keraton yang tidak rapi terkesan asal- asalan
Pengerjaan tembok keraton yang tidak rapi terkesan asal- asalan

Penegrjaan tembok pagar juag telihat asal-asalan. penyusunan bata hebel terlihat tidak rapi dan rata layaknya pemasangan tembok pada umumnya. Demikian juga isian semen adukan pada sela-sela hebel juga tidak penuh sehingga ikatan antar hebel kurang kuat.

Karena tinggi pagar mencapai 1,5 meter maka akses untuk melihat kedalam lokasi keraton cukup terhalang apalagi ditambah dengan adanya garis polisi. Dengan ambrolnya pagar tersebut justru memberikan ruang bagi pengunjung untuk melihat ke dalam keraton.

“Ya kita manfaatkan mas soalnya ini udah ada garis polisinya kita tadi aja masuk sedikit sudah suruh keluar,” katanya.

Sampai saat ini, pengunjung masih terus berdatangan dari berbagai daerah untuk menyaksikan Keraton Agung Sejagat. Tidak hanya itu banyak juga warga yang mengabadikan Keraton Agung Sejagat itu dengan kamera ponselnya.

“Kita bersama keluarga tadi berempat sambil refreshing mas,” katanya.

Sampai berita ini diturunkan tidak ada aktivitas apa pun di dalam area keraton. Hanya tampak beberapa aparat kepolisian dan TNI berjaga-jaga. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.