Bencana AlamInspirasiLingkungan HidupPemerintahan

Antisipasi Banjir, Warga Bersihkan Enceng Gondok di Irigasi Kolektor Butuh

280
×

Antisipasi Banjir, Warga Bersihkan Enceng Gondok di Irigasi Kolektor Butuh

Sebarkan artikel ini
Warga Bersihkan Enceng Gondok di Irigasi Kolektor Butuh
Warga Bersihkan Enceng Gondok di Irigasi Kolektor Butuh

BUTUH, purworejo24.com – Warga sembilan desa di Kecamatan Butuh dan Grabag kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggelar aksi bersih bersih enceng gondok di irigasi Kolektor drainase aliran sungai Dlangu ke sungai Lereng.

Dibantu personil Polsek Grabag, Koramil Grabag, BPBD Purworejo dan SDA Probolo Kutoarjo, terjun langsung di irigasi memunguti tanaman hama yang berada di aliran irigasi dengan panjang 7 km yang melintasi dua kecamatan itu, pada Selasa (21/1/2020)

Ketua Paguyuban Wlingi yang juga sebagai Kades Tamansari Kecamatan Butuh, Ponco Radius Widodo, bersama Camat Butuh, Ickbal Nugroho, SSTP, MIP saat ditemui purworejo24.com, menjelaskan, warga dari 9 desa di kecamatan Butuh dan Grabag, yaitu Sumbersari, Langenrejo, dan Tamansari (kecamatan Butuh), desa Bendungan, Rowodadi, Trimulyo, Kalirejo, Tegalrejo, Tulusrejo (kecamatan Grabag), telah menjalin MoU bersama dengan membentuk paguyuban Mlangi untuk mengatasi persoalan irigasi Kolektor drainase aliran sungai Dlangu ke sungai Lereng.

“Kami warga dari 9 desa sepakat menggelar aksi bersih-bersih enceng gondok ini untuk menekan populasi tanaman tersebut karena sudah dalam kondisi yang memprihatinkan,” katanya.

Dikatakannya, sepanjang aliran irigasi tersebut sebagian permukaan airnya sudah tertutupi eceng gondok. Terlebih, di musim hujan seperti sekarang ini, eceng gondok tumbuh semakin subur.

“Kondisi yang demikian tersebut bisa menghambat aliran air sehingga mengakibatkan banjir, kelancaran air di saluran irigasi tersumbat. Selain itu, tanaman tersebut yang sangat cepat maka perlu diberantas dengan cepat pula,” ujar.

Kerja bakti itu, lanjutnya akan di laksanakan selama dua hari, mesti tak bisa membersihkan enceng gondok secara keseluruhan, setidaknya aliran irigasi menjadi lancar dan berkurang dalam perkembangan populasi enceng gondoknya.

“Sebenarnya ada manfaat dari enceng gondok ini baik untuk pupuk maupun kerajinan. Oleh karena itu ke depan kami dari 9 desa ini juga sepakat akan melakukan edukasi pemanfaatan enceng gondok, agar tak hanya terbuang sia sia dan bisa dimanfaatkan oleh warga,” katanya.

Tak hanya itu, warga berencana kedepan akan melakukan penebaran bibit ikan dan menjadikan irigasi itu sebagai tempat penghasil ikan.

“Minimal air menjadi lancar dan tidak terjadi banjir, dan ke depan irigasi bisa dimanfaatkan warga untuk pemancingan atau eduwisata air lainya,” ujarnya.(P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.