Sambut Romansa 2020, Pemerintah Kabupaten Purworejo Siap “Mengangkasa”
Sebarkan artikel ini
Event akhir tahun Purworejo bertema Purworejo Mengangkasa
PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo siap menyambut tahun baru 2020 dengan event yang sangat meriah. Event tahunan tersebut disiapkan oleh Pemkab Purworejo sebagai hiburan bagi masyarakat Purworejo.
Event akhir tahun kali ini mengangkat tema Purworejo Mengangkasa. Tema yang diharapkan mampu menjadikan gerbang awal tahun kunjung wisatawan yang bertajuk Romansa Purworejo 2020 yang telah dicanangkan 4 tahun yang lalu.
Dyah Woro, Kepala Bidang Pengembangan dan Kapasitas Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo menjelaskan semua program terbaik sudah dipersiapkan untuk mulai menyongsong tahun 2020. Semua kegiatan promosi digencarkan, event juga di matangkan tampilan serta konsepnya.
“Ada dua hal filosofi yang tergambar dari tema ini. Yang pertama tentunya kata mengangkasa tidak hanya omong kosong belaka. Program serta event fenomenal sudah dilaksanakan 4 tahun belakangan ini, destinasi – destinasi unggulan juga sudah dipersiapkan. Atraksi budaya dari berbagai sanggar sudah diperbagus dari sisi baik itu koreo maupun garapan musik. Dan tidak berlebihan jika saat ini purworejo sudah lepas landas dan siap mengangkasa,” ucapnya saat dikonfirmasi Purworejo24.com.
Agenda event akhir tahun 2019 Pemkab Purworejo.
Wiro menambahkan, yang kedua tema Planet, selain memang untuk menggambarkan tema utama juga sebagai simbol bahwa Purworejo adalah kabupaten yang dinamis khususnya soal kreatifitas serta update trend yang sedang naik. Sudah dimulai 2 tahun belakangan, konsep tahun baru Purworejo berubah total, mulai hanya 1 panggung yang menjadi center. Kini setiap tahun baru akan menampilkan 4 sisi.
“Bukan hanya 1 sisi saja yang banyak yang menjadi sorotan, melainkan 4 sisi tersebut mengakomodir semua segmen masyarakat, ada panggung dangdut, ada panggung kesenian rakyat, ada panggung islami, serta panggung utama yang lebih pop. Pada malam tahun baru ada Kidung Etnosia Orchestra, Dexter Band, New Mahesa Dangdut, Festival Bambu Sanggar Kuda Kepang Popongan, Fire Dance dan Top 40 Purworejo,” ucapnya.
Ketua Panitia Festival Bambu, Lilis Nisa Ernawati mengungkapkan, setidaknya ada 8 event yang akan digelar pemerintah kabupaten purworejo dari tanggal 28 Desember sampai 31 Desember 2019. Ia menargetkan 30.000 ribu orang hadir dalam gelaran tersebut.
“Lomba mewarnai, Lomba Melukis, Pentas Seni, Pentas Musik Horizon, Lomba Fashion Show, Carnival Bambu, Jalan Santai, dan Parade Angklung yang semua kita laksnakan di panggung utama dan Alun-alun Purworejo,” ucapnya.
Lilis berharap dengan digelarnya event tersebut kepercayaan masyarakat menjadi meningkat dan dapat menjadi contoh dalam mengolah kegiatan yang bersifat positif.
“Tujuannya memberi panggung kepada talenta lokal, dan menjadikan Purworejo sebagai rumah bagi masyarakatnya,” tandasnya. (P24-Bayu)