HukumPemerintahanPolitik

Gelar Konvoi, Ratusan Penyandang Disabilitas Suarakan Purworejo Kabupaten Inklusi

299
×

Gelar Konvoi, Ratusan Penyandang Disabilitas Suarakan Purworejo Kabupaten Inklusi

Sebarkan artikel ini
Ratusan anggota IDP melakukan konvoi keliling kota Purworejo
Ratusan anggota IDP melakukan konvoi keliling kota Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Ratusan penyandang Disabilitas di Purworejo Jawa Tengah menggelar konvoi di Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2019. Konvoi dilakukan untuk menyuarakan aspirasi mereka agar Kabupaten Purworejo menjadi Kabupaten Inklusi. Selain konvoi, mereka juga mengadakan pentas seni, seminar dan sarasehan dengan tema Disabilitas Unggul untuk Purworejo Inklusi menuju Indonesia Inklusif.

Rangkaian peringatan HDI sekaligus HUT ke-8 Ikatan Disabilitas Purworejo pada Selasa (3/12/2019) ini diawali dengan pentas kesenian tradisional lengger dan kuda lumping yang dimainkan oleh anggota difabel di Sekretariat Ikatan Disabilitas Purworjeo (IDP) di Jalan Mayjen Sutoyo, Purworejo.

Selanjutnya mereka lalu konvoi dengan  kendaraan bermotor yang sudah dimodifikasi sesuai kebutuhan mereka. Dimulai dari Sekretariat menuju Pasar Suronegaran, lanjut ke Plaza lewat Pos Tugu, lurus ke selatan menuju arah Alun-alun Purworejo dan Finish di halaman Pendopo Kabupaten Purworejo.

Harnoto, Ketua IDP mengungkapkan bahwa hal yang utama yang paling mendesak, yakni Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang Disabilitas cepat diimplementasikan. IDP berharap, adanya implementasi Perda itu dapat lebih menjamin IDP dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, jaminan sosial, dan memenuhi hak-hak lainnya.

“Untuk Perda belum diimplementasikan, misalnya dalam hal penganggaran. Untuk aktivitas IDP belum ada. Kita ingin setiap Musrenbang dan Musdes kami dilibatkan, disabilitas di semua desa dikasih kegiatan, selama ini baru sebagian desa yang sudah,” ungkapnya kepada purworejo24.com saat ditemui di sela-sela acara pada Selasa (03/12/2019).

Ratusan Penyandang Disabilitas melakukan konvoi keliling kota Purworjeo untuk menyuarakan Purworejo sebagai Kabupaten Inklusi
Ratusan Penyandang Disabilitas melakukan konvoi keliling kota Purworjeo untuk menyuarakan Purworejo sebagai Kabupaten Inklusi

Setelah menggelar konvoi, sebagai puncaknya IDP menggelar Sarasehan dan Seminar bertajuk “Disabilitas Unggul untuk Purworejo Inklusi menuju Indonesia Inklusif” di Pendopo Kabupaten Purworejo. Berbagai komunitas/organisasi sosial, warga atau keluarga difabel dan OYPMK (Orang Yang Pernah Mengalami Kusta) untuk hadir. Seminar diisi narasumber Pramono Murdoko, pemerhati difabel dan pendamping desa inklusi dari Yayasan Karinakas.

“Kami berharap, Purworejo ini menjadi kabupaten inklusi yang ramah disabilitas sehingga disabilitas dapat berperan dalam berbagai aspek pembangunan, maka dari itu berilah ruang dalam di musyawarah-musyawarah yang ada di desa maupun kecamatan,” katanya.

Pihaknya menambahkan, kaum disabilitas di Purworejo berkomitmen untuk mandiri selayaknya masyarakat lain. Namun, mengingat adanya berbagai keterbatasan, mereka tetap membutuhkan perhatian pemerintah secra serius sehingga dapat eksis dalam berbagai hal.

“Untuk pemerintah daerah sini sudah lumayan lah, misal kalau ada kegiatan ya mendukung. Tapi belum seratus persen, untuk kegiatan ini saja kita lebih banyak mandiri walaupun juga ada bantuan dari pemerintah,” katanya.

Sarasehan dan seminar dibuka oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Setda Purworejo, Pram Prasetyo Achmad, mewakili Bupati. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa beberapa upaya inklusif telah dilakukan secara bertahap oleh pemerintah.

“Tapi belum maksimal, harapannya di tahun-tahun yang akan datang ada hal yang bisa kita lakukan secara bertahap, sehingga Pemerintah Daerah semakin hadir dalam rangka kehidupan kesejahteraan teman-teman disabilitas,” tandasnya (P24-Byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.