MAGELANG, Purworejo24.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Magelang resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2030 dalam acara pengukuhan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Aula Pangayoman Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Magelang, Minggu (9/8/2026).
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, Dr. Muhammad Saleh ST M.En. Dalam kesempatan tersebut juga disahkan komposisi kepengurusan hasil Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Magelang.
Susunan pengurus yang dikukuhkan antara lain Joko Anariyanto SE MM sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Magelang, Soleh Nurcholis sebagai sekretaris dan Nurcholis sebagai bendahara.
Dalam sambutannya, Joko Anariyanto menegaskan bahwa kepengurusannya membawa misi besar untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Kabupaten Magelang.
Ia menyebut target utama yang ingin dicapai adalah meningkatkan perolehan kursi DPRD dari empat kursi menjadi enam kursi, bahkan menargetkan tujuh kursi pada Pemilu mendatang.
“Target enam kursi, syukur-syukur menjadi tujuh kursi, adalah target yang rasional, terukur, dan bukan sekadar omong kosong. Kami ingin membangun Golkar yang solid, modern, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat,” kata Joko.
Menurut dia, penguatan organisasi akan dilakukan hingga tingkat dusun dengan fokus pada basis suara di tempat pemungutan suara (TPS). Selain itu, Golkar Kabupaten Magelang akan meningkatkan kualitas kader melalui pendidikan politik dan pengembangan kepemimpinan.
Joko juga menekankan pentingnya kehadiran partai di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, keagamaan, pendidikan, olahraga, seni, dan budaya. Ia menyatakan bahwa Golkar harus mampu menyerap, memperjuangkan, dan mengawal aspirasi masyarakat melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, Muhammad Saleh, meminta seluruh kader di Kabupaten Magelang menjaga soliditas organisasi dan bekerja secara terstruktur untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif.
“Janji yang harus ditagih adalah bagaimana Golkar Kabupaten Magelang bisa bangkit dari empat kursi menjadi enam, bahkan tujuh kursi. Itu hanya bisa dicapai jika seluruh kader bergerak bersama,” ujar Saleh.
Ia mengungkapkan bahwa DPD I Partai Golkar Jawa Tengah saat ini sedang melakukan evaluasi organisasi secara menyeluruh dengan berkeliling ke seluruh kabupaten, kota, hingga kecamatan di Jawa Tengah.
Program kaderisasi melalui Akademi Golkar juga terus diperkuat, termasuk pelatihan trainer dan pendidikan kader agar mampu bergerak hingga ke wilayah akar rumput.
Saleh menambahkan bahwa kekuatan Golkar ke depan sangat bergantung pada generasi muda. Saat ini, sekitar 55 persen kader Golkar berasal dari kalangan anak muda dan milenial.
“Hubungan antara senior dan generasi penerus harus terus dijaga. Organisasi akan kuat jika pengalaman senior bertemu dengan energi generasi muda,” katanya.
Ia juga menyampaikan pandangannya tentang kepemimpinan. Menurut Saleh, seorang pemimpin harus memiliki tiga hal penting, yakni ambisi, imajinasi, dan keberuntungan yang diperjuangkan melalui kerja keras.
Acara pengukuhan dan Rakerda tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, antara lain H. Muhammad Iqbal Wibisono SH MH, Imam Teguh Purnomo, Anton Lami Suhadi, Padma Sari Mestika Jati, dan Drs. H. Sunarno MM. (P24-byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









