Tunjukkan Kekompakan, 25 Ribu Warga Nahdliyin Berkumpul di Alun-alun Purworejo
Sebarkan artikel ini
Jalan sehat warga nahdliyin peringati hari santri. (20/10/2019)
PURWOREJO, purworejo24.com – Lebih dari 25 ribu warga Nahdlatul Ulama (NU) se-Kabupaten Purworejo membanjiri Alun-alun Purworejo, Jawa Tengah. Kedatangan warga nahdliyin dari berbagai daerah di Purworejo ini untuk mengikuti Apel dan dilanjutkan Jalan Sehat dan Pawai Ta’aruf dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Pra Konferensi Cabang PCNU Kabupaten Purworejo.
Acara Apel, Jalan Sehat dan Pawai Ta’aruf ini digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Purworejo di Alun-alun Purworejo Minggu (20/10/2019) pagi. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Purworejo Agus Bastian, Rois Syuriah Nahdlatul Ulama K.H. Habib Hasan bin Aqil Ba’abud, Ketua Tanfidiyah PC NU Purworejo K.H Hamid A.K serta Forkopimda Kabupaten Purworejo.
“Ini jalan sehat dalam rangka persiapan Konfercab NU Kabupaten Purworejo. Tujuan mengadakan jalan santai ini adalah menyatukan warga Nahdlatul Ulama supaya nampak kompak. Kekompakan itu akan menjadikan kita tambah semangat dalam berjuang, ungkap Fauzi Ahmad Zain, Ketua Panitia Jalan Sehat Warga Nahdliyin saat ditemui purworejo24.com disela acara.
Bupati Purworejo, Agus Bastian memberi sambutan dan melepas Jalan Sehat Warga Nahdliyin peringati hari santri. (20/10/2019)
Sebelum dimulai jalan sehat, terlebih dahulu dilakukan apel dan doa bersama. Selanjutnya acara jalan sehat dan pawai ta’aruf yang dilepas oleh Bupati Purworejo Agus Bastian. Rute Jalan sehat sepanjang kurang lebih 4 kilometer dimulai dari Alun-alun ke timur melewati Bank BRI menuju Pasar Suronegaran, berlanjut ke Plaza, Pasar Baledono, Sarinah, sampai Gedung Wanita belok kiri menuju Kantor NU menuju Gedung kesenian dan berakhir di Alun-alun Purworejo.
“Semoga dengan adanya jalan sehat ini, kita semua sehat jasmani rohani kita, dengan harapan semakin kuat dalam beribadah, semakin kuat kita dalam bekerja, juga meraih ridha dari Allah SWT,” ujar Fauzi.
Bupati Purworejo Agus Bastian dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PC NU yang dapat menyelenggarakan acara untuk membangun Purworejo yang lebih baik dan sehat secara jasmani dan rohani.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Purworejo, saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Purworejo yang telah memprakarsai kegiatan Jalan Sehat dan Pawai Taaruf dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional dan Pra Konfercab PCNU Kabupaten Purworejo,” ucapnya.
Lebih dari 25 ribu orang ikuti Jalan Sehat Warga Nahdliyin peringati Hari Santri. (20/10/2019)
Lebih lanjut bupati menyampaikan bahwa Pemerintah telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, dengan merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad yang dikeluarkan Nahdlatul Ulama untuk melawan penjajah yang ingin kembali menguasai negara ini. Maka sudah sepatutnya masyarakat terutama santri untuk bersyukur atas apa yang telah masyarakat dan santri perjuangkan.
“Penetapan Hari Santri merupakan bentuk pengakuan negara akan peran penting para santri terhadap keberlangsungan bangsa. Santri merupakan bagian yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dinamika bangsa ini, dalam kondisi apapun tidak pernah terlepas sekalipun dari keterlibatan para santri, mulai dari masa pra kemerdekaan, hingga era pembangunan dewasa ini,” lanjutnya.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi A DPRD Purworejo Budi Sunaryo berharap sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia NU bisa berperan dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. dimana harapan besar warga NU dapat selalu mengibarkan Merah Putih yang selalu tinggi agar sesui cita-cita pendiri NU.
“Sejak dideklarasikan, NU telah mencapai hampir 100 tahun, banyak rintangan yang telah dilalui yang tercatat hingga saat ini dalam sejarah bangsa Indonesia. Saat ini di tengah kemajuan media sosial (medsos) yang ada sangat penting menguatkan IT dalam rangka syiarkan agama. Kepada segenap pengurus NU,” pungkasnya. (P24-Nuh/Byu)