Politik

Tak Ada Kader PDIP yang Berani “Maju”, Enam Orang Non Kader Daftar Bacabup dan Bacawabup Lewat PDIP

788
×

Tak Ada Kader PDIP yang Berani “Maju”, Enam Orang Non Kader Daftar Bacabup dan Bacawabup Lewat PDIP

Sebarkan artikel ini
Kantor DPC PDIP Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Setidaknya telah ada enam orang dari berbagai latar belakang profesi yang akan mengajukan diri sebagai bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Purworejo, Jawa Tengah periode 2020-2025.  Namun dari keenam orang yang telah mengambil formulir pendaftaran bacabup dan bacawabup melalui PDIP Purworejo tersebut, tidak satupun yang berasal dari kader PDIP.

Dari keenam orang yang mengambil berkas formulir, tiga diantaranya mengambil posisi Bacabup dan tiga lainya mengambil posisi Bacawabup.

“Sejak dibuka hingga hari ini, sudah ada 6 orang yg resmi mengambil berkas formulir, mereka semua berasal dari eksternal kader PDIP,” kata Sumbogo, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BP Pemilu) PAC PDIP Purworejo, saat ditemui purworejo24.com, Rabu (9/10/2019).

Sumbogo, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Purworejo.
Sumbogo, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Purworejo.

Disebutkan secara rinci, enam orang yang telah mengambil berkas formulir itu diantaranya untuk formulir Bacabup yaitu Reban Mintoharjo yang merupakan anggota Polri, Dwi Wahyu Atmaji MPA selaku Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), dan Siti Mariyam selaku Kades Wonoroto.

Adapun berkas Bacawabup yang telah mengambil diantaranya Kusnomo dari anggota Polri, Gunawan yang merupakan Kades Sumberrejo dan Arif Rahma Purwoko, tokoh masyarakat dari Kelurahan Kledung Karangdalem.

“Sebenarnya kami sudah memberi kesempatan kepada kader-kader internal untuk mendaftarkan diri atau menyerahkan nama yang dianggap potensial namun hingga saat ini belum ada yang siap,” lanjut Sumbogo.

Dalam menjaring kepala daerah, terangnya, PDIP memiliki mekanisme penyaringan mulai dari tingkat grass root, kemudian diajukan ke DPD hingga ke DPP untuk memperoleh rekomendasi.

“Para calon ini pun harus mengikuti fit & proper test yang dilaksanakan oleh DPD dan DPP. Kesiapan finansial juga menjadi salah satu aspek yang akan dipertimbangkan dalam mengajukan Bacabup dan Bacawabup,” jelas Sumbogo.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Purworejo, Dion Agasi Setiabudhi mengaku sudah menjalin komunikasi dengan semua Parpol yang ada di Purworejo. Namun komunikasi intensif terkait Pilkada belum terjalin.

Menjawab pertanyaan mengapa dirinya tak ikut penjaringan bakal calon kepala daerah, dengan diplomatis Dion menjawab bahwa dirimya memiliki prinsip “ojo rumangsa bisa, tapi bisa o rumangsa (jangan merasa bisa, tapi bisa merasa).

“Secara pengalaman masih banyak yang lebih berpengalaman. Saya juga ingin fokus mengemban amanah sebagi Ketua DPRD dan Ketua DPC PDIP Purworejo,” jelas Dion yang mengaku siap bertarung di Pilkada 2025.

Dion mengaku, selama beberapa periode, calon yang diusung oleh PDIP Purworejo selalu mengalami kekalahan, karena itulah dalam Pilkada mendatang, PDIP melalui mesin partai akan all out mendukung siapa pun yang mendapat rekomendasi dari DPP PDIP.(P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.