PemerintahanSeni BudayaWisata

Lestarikan Dolalak, 5 Ribu Orang Bakal Nari Bareng di alun-alun Purworejo

1486
×

Lestarikan Dolalak, 5 Ribu Orang Bakal Nari Bareng di alun-alun Purworejo

Sebarkan artikel ini
Tarian Dolalak Massal di Alun-alun Purworejo. (Dok. April 2018)
Tarian Dolalak Massal di Alun-alun Purworejo. (Dok. April 2018)

PURWOREJO, purworejo24.com – Guna melestarikan dan mempopulerkan tarian khas asli Kabupaten Purworejo, dan menyambut Tahun Kunjungan Wisata Romansa Purworejo 2020, Pemerintan Kabupaten (Pemkab) Purworejo akan menggelar Dolalak Massal pada Sabtu (14/9/2019) mendatang.

Tari Dolalak Massal itu akan digelar di alun-alun besar Kabupaten Purworejo dan diikuti oleh sekitar 5.294 penari dari SD, SLTP, SLTA se kabupaten Purworejo, sejumlah OPD, Kodim, Polres, Komunitas dan sejumlah kelompok seni.

“Ide Dolalak Massal ini telah dilaksanakan sejak tahun 2018, diawali dengan workshop, pelatihan dan Festival Dolalak di 16 kecamatan, lalu puncaknya pada 14 September 2019 ini. Dengan melibatkan kurang lebih 5.294 peserta yang dilatih oleh penari-penari lokal Purworejo,” ungkap Kepala dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo, Agung Wibowo AP, dalam siaran persnya, Rabu (11/9/2019).

Tarian Dolalak Massal di Alun-alun Purworejo. (Dok. April 2018)
Ratusan penari Dolalak menari di Alun-alun Purworejo saat acara Sosialisasi Pemilu, 21 April 2018.

Adapun materi Dolalak yang akan ditarikan, jelas Agung, adalah Tari Dolalak yang diambil dari VCD Pelatihan Tari Dolalak 2019, dengan judul Reroncen karya Nia, Cicik dan Gayuh serta hasil produksi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo.

“Tari Dolalak ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda nasional dan telah memperoleh sertifikat HAKI sejak tahun 2011 lalu. Dan rencananya sertifikat itu akan diberikan oleh Kementrian Pariwisata pada 8 oktober 2019 mendatang,” katanya.

Dikatakan, Dolalak Massal itu akan digelar mulai pukul 15.00 WIB, atau selepas adzan Ashar dengan durasi waktu kurang lebih 25 menit, dan dilanjutkan dengan even bersama se Kedu.

“Nanti akan diawali dengan Opening Dance, lalu penari Layur, Dolalak dengan penari kakung, anak dan remaja, baru Tari Dolalak Masal (Rreroncen). Setelah itu akan ada pentas bersama-se Eks Karesidenan Kedu, pementasan Cingpoling di  Amphiteater hingga menjelang Magrib dan malam hari dilanjutkan event bersama se-Kedu,” jelasnya.

Dalam event bersama se Kedu, nantinya akan ada penampilan dari masing masing perwakilan kota dan kabupaten diantaranya, Tari Kipas Sejuta Bunga dari Kota Magelang, Tari Soreng dari Kabupaten Magelang, Tari Cepetan Alas  dari Kebumen, Jaran Kepang  dari Temanggung, Festival Tenong Sekar dari Wonosobo serta Tari Seminggu  dari Purworejo. (P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.