Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas, Warga Desa Sidomulyo Makin Tertib Berlalu Lintas
Sebarkan artikel ini
Penilaian Lomba Kampung Lalu Lintas di Desa Sidomulyo. Purworejo.
PURWOREJO, purworejo24.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng melakukan penilaian Lomba Kampung Lalu Lintas Kabupaten Purworejo di Desa Sidomulyo Kecamatan Purworejo, pada Senin (16/9/2019).
Kedatangan rombongan tim penilai ini disambut hangat oleh Wakapolres Purworejo Kompol Andis Arfan Tofani, jajaran Satlantas Polres Purworejo dan Pemerintah desa Sidomulyo. Selain menilai Kampung lalu lintas, Ditlantas Polda Jateng juga melakukan penilaian di TK Bhayangkari Purworejo.
“Ini adalah penilaian ketiga di Jawa Tengah, yang datang ke Desa Sidomulyo. Penilaian lomba dalam rangka HUT Polantas,” kata Kasie Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jateng, Kompol Bero Suprihatin, yang menjadi ketua tim penilai saat ditemui purworejo24.com, di sela kegiatan.
Wakapolres Purworejo Purworejo, Kompol Andis Arfan Tofani, Tm Penilai, Petugas Satlantas dan Kepala Desa Sidomulyo berfoto bersama.
Tim penilai melihat, Desa Sidomulyo telah mengalami peningkatan dalam hal tertib lalu lintas, semenjak dicanangkannya sebagai Kampung Tertib Lalu Lintas di Kabupaten Purworejo.
“Desa Sidomulyo sudah meningkat, utamanya tentang jalannya, tentang marka, kemudian ada rambu rambu, petunjuknya, ada posnya, ada sarana latihan safety ridingnya, yang hubunganya dengan keselamatan lalu lintas,” lanjutnya.
Menurutnya keselamatan lalu lintas dianggap sangat penting, lalu lintas dianggap sebagai urat nadi kehidupan dan melancarkan tujuan pembangunan daerah. Oleh karena itu perlu adanya kerjasama antara Kepolisian, Muspika dan masyarakat.
“Masyarakat menjadi contoh dirinya sendiri atau menjadi contoh orang lain, harus menjaga keselamatan atau menjadi pelopor keselamatan. Ada tiga pokok yang menjadikan kecelakaan, yaitu manusia, alam dan kendaraan. Jika manusia ini sering lupa, maka akan sering melakukan pelanggaran yang berakibat pada kecelakaan,” jelasnya.
Dikatakan, kriteria penilaian lomba itu antara lain rambu- rambu yang ada, tingkat pelanggaran, dan sejauh mana partisipasi masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Kampung Tertib Lalu Lintas , lanjutnya, secara tidak langsung akan membantu tugas Kepolisian. Perangkat kelurahan hingga di tingkat RW dapat ditumbukan peran aktif demi ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.
“Contoh, semua warga memiliki kewajiban untuk mengingatkan jika ada pengendara yang melintas dengan tidak tertib,” katanya.
Pihaknya berharap, Desa Sidomulyo bisa menjadi contoh bagi desa lain, dan muncul Sidomulyo-sidomulyo lain di Purworejo, agar kesadaran keselamatan berlalu lintas di masyarakat meningkat.
Wakapolres Purworejo Kompol Andis Arfan Tofani, mengatakan, Desa Sidomulyo ditunjuk sebagai Kampung Tertib Lalu Lintas sejak satu tahun lalu. Kampung itu menjadi kampung percontohan bagi masyarakat umum, pelajar SMP dan SMA dalam hal tertib berlalu lintas.
“Selain Kampung Tertib Lalu Lintas Desa Sidomulyo juga ada taman tertib lalu lintas yang dibangun di TK Bhayangkari. Harapan kami dari Polres Purworejo setelah terbentuknya kampung tertib lalu lintas ini Desa Sidomulyo nanti menjadi percontohan di desa yang lain,” katanya.
Kades Sidomulyo, Hadi setiono, mengaku senang dengan pencanangan kampung tertib lalu lintas itu.
“Masyarakat menjadi semakin sadar akar tertib lalu lintas, sehingga angka kecelakaan di desa ini hampir dikatakan tidak ada saat ini,” katanya.
Keberadaan Kampung Tertib Lalu Lintas dinilai sangat berpengaruh terhadap perubahan perilaku masyarakat untuk taat berlalu lintas.
“Dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat, lalu lalang masyarakat menjadi tertib saat berkendara, selalu lengkap, dan kita berharap ini bisa jadi contoh bagi masyarakat lain,” pungkasnya. (P24-Drt)