Aksi Damai di Purworejo, Mahasiswa, Polisi, Ketua DPRD Joget Bareng Lagu Tik Tok “Entah Apa”
Sebarkan artikel ini
Aksi damai Aliansi Mahasiswa UMP dan AMM di DPRD Purworejo. (3/10/2019)
PURWOREJO, purworejo24.com – Penggalan lirik lagu “Entah apa yang merasukimu” yang viral di kalangan pengguna media sosial Indonesia utamanya di aplikasi tik tok juga merambah ke kalangan mahasiswa. Demam lagu tersebut juga mewarnai aksi demo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo.
Berbeda dengan aksi demo di daerah lain yang terjadi bentrok antara aparat dan peserta aksi, aksi penyampaikan aspirasi yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Purworejo pada Kamis (3/10/2019) berlangsung damai.
Polisi, Mahasiswa, dan Ketua DPRD berjoget bersama ala tiktok.
Aksi diawali dari peserta aksi yang melakukan Long March dari kampus UMP menuju Gedung DPRD Purworejo yang berjarak sekitar 1 kilometer. Tak hanya peserta aksi, Kapolres dan sejumlah polisi dan Ketua DPRD juga terlihat ikut berjalan bersama mengawal aksi ini.
Di halaman gedung DPRD Purworejo para peserta aksipun diterima oleh sejumlah pimpinan dan anggota DPRD. Ditengah-tengah penyampaian aspirasi, polisi pun mengajak para mahasiswa berjoget bersama. Sound system yang semula melantangkan suara orasi pun berganti dengan irama lagu “Salah apa aku” versi tik tok. Penggalan lirik lagu “entah apa yang merasukimu” pun diputar beberapa kali mengiringi joget bersama. Tak hanya para mahasiswa peserta aksi, polisi dan Ketua DPRD pun ikut berjoget bersama ala tik tok ini.
Koordinator aksi, Agus Setya Ardianto menjelaskan aksi yang digelar ini diikuti oleh ratusan anggota AMM dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo.
“Perwakilan dari teman-teman AMM itu hampir ada 50 sampai 100 kemudian teman-teman mahasiswa sekitar 350,” ucap Agus.
Sejumlah peserta membentangkan poster dengan kalimat-kalimat unik.
Agus menambahkan pihaknya menyampaikan beberapa tuntutan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Purworejo untuk nantinya segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Salah satunya adalah mengusut kasus yang menimpa Randy yang menurutnya adalah kader dari IMM kota Kendari.
“Kami tadi sudah bacakan kepada pihak keamanan atau aparat untuk mengusut tuntas sejelas-jelasnya dan transparan oknum siapa yang melakukan tindakan tersebut,” ungkapnya.
Ditengah-tengah aksi, sejumlah anggota polisi juga membagikan makanan dan minuman kepada para peserta aksi. Ketua DPRD Dion Agasi juga terlihat ikut mengangkat dus makanan dan dibantu sejumlah mahasiswa membagikan ke peserta aksi. Pembagian makanan dan minuman ini pun diikuti teriakan dan yel yel “terima kasih” dari peserta aksi.
Dion mengungkapkan aksi yang dilakukan mahasiswa ini dijamin oleh konstitusional negara. Pihaknya mengapresiasi apa yang telah dilakukan mahasiswa hari ini
“Saya rasa kaitannya dengan demonstrasi memang suatu hal yang dilindungi oleh konstitusi, bagi saya, ini saya sangat mengapresiasi apa yang mereka lakukan mereka berdemonstrasi mereka melakukan aksi solidaritas untuk saudara kita Muhamad Yusuf dan saudara Randy,” tandasnya.
Usai menyampaikan aspirasi, aksi pun bubar dan peserta aksi kembali ke kampus mereka dengan jalan berbaris secara tertib.(P24-Byu)