PURWOREJO, purworejo24.com – RSUD dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo membuka pengadaan 83 pegawai dari tenaga profesional lainnya pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tahun 2026. Rekrutmen ini dilakukan untuk memperkuat sumber daya manusia sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, dr. Tolkha Amaruddin, Sp.THT., M.Kes., C.Med.Sp.Kes., secara resmi meluncurkan pengadaan pegawai tersebut pada Jumat (9/10/2026). Pendaftaran dibuka secara daring mulai 11 hingga 14 Oktober 2026 melalui laman resmi https://rekrutmen.rsudtjitrowardojo.id/.
Dari total 83 formasi yang tersedia, sebanyak 69 formasi diperuntukkan bagi tenaga kesehatan dan 14 formasi bagi tenaga nonkesehatan.
Formasi tenaga kesehatan meliputi dokter umum, perawat umum, perawat dengan sertifikasi khusus, penata anestesi, ahli teknologi laboratorium medis, radiografer, perekam medis, sanitarian, tenaga teknis kefarmasian, fisikawan medis, fisioterapis, teknisi elektromedis, nutrisionis, dan bidan.
Sementara itu, formasi nonkesehatan mencakup psikolog industri dan organisasi, ahli hukum, akuntan, programmer, teknisi jaringan, ahli keselamatan dan kesehatan kerja (K3), operator layanan operasional, serta pengadministrasi umum.
Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, dr. Tolkha Amaruddin, menegaskan bahwa pengadaan pegawai merupakan bagian dari upaya memperkuat pelayanan rumah sakit agar semakin cepat, tepat, aman, dan humanis.
“Pengadaan pegawai ini merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, tepat, aman, dan humanis bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (9/10/2026).
Menurutnya, setiap profesi memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan pasien. Tidak hanya tenaga medis, tetapi juga tenaga administrasi, teknologi informasi, pengelola sarana, hingga petugas pendukung lainnya turut menentukan kelancaran operasional rumah sakit.
Karena itu, ia berharap proses rekrutmen menghasilkan tenaga profesional yang kompeten, berintegritas, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap pasien.
Untuk menjamin transparansi dan objektivitas, RSUD dr. Tjitrowardojo bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Kantor Regional I BKN Yogyakarta dalam pelaksanaan seleksi.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring. Seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN sehingga pelaksanaan tes berlangsung berbasis komputer dan hasilnya dapat dipantau secara real-time melalui kanal yang disediakan.
Seleksi dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah Tes Kompetensi Dasar (TKD), meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Peserta yang lolos TKD akan diseleksi untuk mengikuti tahap kedua, yakni Tes Kompetensi Bidang (TKB). Sesuai ketentuan pengumuman, peserta yang lolos TKD diambil sebanyak tiga kali jumlah kebutuhan formasi untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan, seleksi administrasi berlangsung pada 11–14 Oktober 2026, dengan pengumuman hasil pada 15 Oktober. Tes tahap pertama dijadwalkan pada 16–17 Oktober, sedangkan tes tahap kedua pada 24 Oktober 2026. Hasil akhir seleksi direncanakan diumumkan pada 25 Oktober 2026.
Tolkha menegaskan, proses pengadaan harus dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama, dengan penilaian berdasarkan kompetensi dan kesesuaian kualifikasi terhadap kebutuhan formasi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan atau meminta imbalan dengan mengatasnamakan panitia.
Dalam pengumuman resmi ditegaskan bahwa pengadaan pegawai ini tidak dipungut biaya apa pun. Pendaftaran hanya dilayani melalui portal resmi rumah sakit, sedangkan pendaftaran langsung maupun melalui pos tidak diterima.
Pelamar juga diwajibkan mencermati persyaratan umum dan khusus sesuai jabatan yang dipilih. Persyaratan di antaranya meliputi kualifikasi pendidikan, batas usia, nilai IPK minimal 3,00 untuk formasi yang mensyaratkannya, serta dokumen pendukung seperti STR dan sertifikat kompetensi bagi tenaga kesehatan sesuai ketentuan masing-masing formasi.
Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo mengajak calon peserta mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seluruh tahapan secara jujur.
“Adil dalam prosesnya, tepat dalam memilih orangnya, dan nyata manfaatnya bagi pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Melalui rekrutmen ini, RSUD dr. Tjitrowardojo berharap dapat memperkuat tim kerja rumah sakit dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin profesional serta dipercaya masyarakat Purworejo. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








