Berita

Viral Paket “Dari Purworejo untuk Sumatera” diduga Ditemukan Dekat Tempat Sampah di Universitas Purworejo

1
×

Viral Paket “Dari Purworejo untuk Sumatera” diduga Ditemukan Dekat Tempat Sampah di Universitas Purworejo

Sebarkan artikel ini
Foto yang viral tampak pakaian bekas berserakan
Foto yang viral tampak pakaian bekas berserakan

PURWOREJO, purworejo24.com – Foto sejumlah paket bertuliskan “Dari Purworejo untuk Sumatera” viral di media sosial. Paket yang disebut sebagai bantuan kemanusiaan tersebut diduga ditemukan di dekat area pembuangan sampah di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP), Jawa Tengah.

Foto tersebut pertama kali diunggah akun Instagram Purworejonya.id. Unggahan itu kemudian menarik perhatian warganet karena paket-paket yang disebut merupakan donasi untuk masyarakat di Sumatera tersebut terlihat berada di sekitar tempat sampah.

Dalam foto yang beredar, tampak sejumlah paket berupa kardus, bungkusan plastik, hingga karung. Beberapa di antaranya ditempeli kertas bertuliskan “Dari Purworejo untuk Sumatera”.

Paket-paket tersebut terlihat masih dalam kondisi terbungkus. Sejumlah kardus dibalut lakban, sementara paket lainnya dibungkus menggunakan plastik berwarna hitam.

Unggahan tersebut kemudian mendapat ribuan tanda suka dan ratusan komentar dari warganet.

Salah seorang warganet bahkan mempertanyakan pengelolaan bantuan tersebut.

Dari penggalangan ini harusnya ada kesempatan buat nama Purworejo semakin dikenal. Eh, malah dibuang hasil donasinya,” tulis akun @maha**** dalam kolom komentar.

Donasi dikumpulkan warga Kecamatan Kemiri

Purworejo24.com kemudian menelusuri asal-usul paket tersebut. Berdasarkan keterangan Lutfi, salah satu orang yang menyerahkan bantuan, paket tersebut berasal dari sejumlah warga di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo.

Lutfi mengatakan, bantuan tersebut dikumpulkan saat terjadi bencana banjir di Sumatera.

Awalnya, bantuan hendak dikirim melalui jasa ekspedisi. Namun, saat itu terdapat kendala karena layanan pengiriman disebut mengalami kelebihan muatan.

Waktu kami ke JNE kan overload. Terus kami inisiatif cari penggalangan yang masih buka di Purworejo. Kami menemukan postingan IMM UMP, kalau tidak salah. Lalu disuruh ke kampus dan di kampus diterima oleh satpam yang ada di kampus,” kata Lutfi.

Menurut Lutfi, bantuan tersebut kemudian diserahkan ke pihak kampus melalui petugas keamanan setelah ia berkoordinasi melalui pesan singkat dengan seseorang yang diduga menjadi pengumpul bantuan tersebut.

Lutfi mengaku terkejut setelah mendapatkan informasi bahwa bantuan yang dikumpulkannya bersama warga tersebut diduga belum sampai kepada masyarakat di Sumatera.

Untuk teman-teman yang waktu itu menitipkan bantuan lewat kami, ternyata infonya belum sampai ke Sumatera. Kami baru tahu tadi pagi setelah dapat info dari seseorang,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo Teguh Wibowo membantah informasi yang mengaitkan temuan paket tersebut dengan lingkungan kampusnya.

Teguh mengatakan, pihaknya masih menelusuri foto dan informasi yang beredar di media sosial.

Hoaks ini mas. Gambar gedungnya bukan milik kami, termasuk tulisan rektoratnya. Sedang kami telusuri, Mas,” kata Teguh saat dikonfirmasi. (P24/byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.