Kebakaran

Tertidur Siang, Rumah Warga di Jatwangsan Kemiri Dilalap Api

17
×

Tertidur Siang, Rumah Warga di Jatwangsan Kemiri Dilalap Api

Sebarkan artikel ini
Rumah warga yang terbakar
Rumah warga yang terbakar

 

KEMIRI, purworejo24.com– Suasana siang di Dusun Pejaten, Desa Jatiwangsan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, mendadak panik setelah sebuah rumah milik Reifan Aji Nugroho terbakar, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 11.50 WIB.

Saat kejadian, korban diketahui sedang tidur siang di ruang tengah. Korban kemudian terbangun setelah mendengar suara ledakan. Ketika mengecek sumber suara, korban mendapati kamar tengah rumahnya sudah dilalap api.

Kapolsek Kemiri AKP Bruyi Rohman Warsito, S.H., M.H. mengatakan, korban kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar. Bersama sejumlah saksi dan masyarakat, korban berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Korban saat itu sedang tidur siang di ruang tengah, kemudian mendengar ledakan. Setelah terbangun, korban melihat kamar tengah sudah terbakar,” jelas AKP Bruyi.

Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat sehingga membakar rumah beserta sejumlah barang di dalamnya. Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo kemudian datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Dari keterangan awal di lokasi, kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting listrik pada stop kontak di salah satu kamar. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

Sejumlah unsur turut mendatangi lokasi, antara lain Kapolsek Kemiri bersama personel Polsek Kemiri, Pamapta Polres Purworejo, Satreskrim, INAFIS, personel Samapta Polres Purworejo, Danramil bersama anggota Koramil 08/Kemiri, pemerintah Desa Jatiwangsan, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat sekitar.

Petugas juga melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses pemadaman, mendata kondisi rumah dan objek yang terbakar, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Tiga warga yang dimintai keterangan antara lain Muhamud Bahroeni, Minto Sutoyo dan Supangkat, yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Kemiri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya selama musim kemarau. Warga diminta memastikan instalasi dan peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan tidak sembarangan membakar sampah, rumput maupun lahan karena kondisi kering dapat membuat api mudah membesar dan sulit dikendalikan.

Pastikan peralatan listrik aman dan jangan mudah membakar barang atau lahan. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi,” pesan Kapolsek.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca kering. Kewaspadaan dan langkah pencegahan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.