Komunitas

Piala Sedulur Purworejo Satukan 40 Paguyuban di Jabodetabek, Guyub Rukun Jadi Semangat Utama

4
×

Piala Sedulur Purworejo Satukan 40 Paguyuban di Jabodetabek, Guyub Rukun Jadi Semangat Utama

Sebarkan artikel ini
Saat kegiatan lomba
Saat kegiatan lomba

TANGERANG SELATAN, purworejo24.com – Semangat Guyub Rukun warga Purworejo di perantauan terus tumbuh dan terjaga. Sekitar 40 paguyuban dan komunitas warga Purworejo yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) bersatu dalam kegiatan Piala Sedulur Purworejo 2026.

Tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, sekaligus membangun konsolidasi warga Purworejo di tanah rantau.

Piala Sedulur Purworejo resmi dibuka pada Sabtu (26/9/2026) di Tangerang Selatan. Turnamen ini menghadirkan berbagai cabang olahraga dan permainan yang melibatkan warga Purworejo dari berbagai paguyuban.

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo), Rohmadi Abdul Kohar, mengatakan bahwa tujuan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut bukan semata-mata mencari juara, melainkan membangun kebersamaan di antara warga Purworejo yang berada di perantauan.

“Pertandingan ini bukan hanya mencari siapa juara atau pemenangnya, tetapi tujuan utama kami adalah bagaimana kita menjalin silaturahmi antarpaguyuban Purworejo di Jabodetabek,” ujar Rohmadi saat pembukaan Piala Sedulur Purworejo, Sabtu (26/9/2026).

Menurutnya, keikutsertaan sekitar 40 paguyuban dan komunitas menjadi bukti besarnya potensi kebersamaan warga Purworejo di Jabodetabek. Potensi tersebut perlu terus dirawat agar dapat menjadi kekuatan dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan bersama.

Melalui Piala Sedulur Purworejo, pihaknya berharap hubungan antarpaguyuban semakin erat. Dengan demikian, warga Purworejo di perantauan tidak hanya berkumpul ketika ada kegiatan tertentu, tetapi juga dapat membangun komunikasi dan kerja sama secara berkelanjutan.

Rangkaian Piala Sedulur Purworejo diawali dengan turnamen biliar. Selanjutnya, berbagai cabang olahraga dan permainan turut dipertandingkan, mulai dari bulu tangkis, tenis meja, catur hingga Mobile Legends.

Keberagaman cabang yang dipertandingkan tersebut memberikan kesempatan bagi warga dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi, sekaligus menjadikan olahraga sebagai sarana mempertemukan dan mempererat hubungan antarsesama perantau.

Lebih jauh, Rohmadi mengungkapkan bahwa Pakuwojo memiliki gagasan untuk menggelar pertemuan akbar warga Purworejo se-Jabodetabek pada masa mendatang.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat menghimpun ribuan warga Purworejo dalam satu kegiatan besar, sebagaimana yang telah dilakukan sejumlah paguyuban daerah lain di perantauan.

“Wacana jangka panjang kita ingin mengumpulkan semua warga Purworejo di Jabodetabek dalam satu kumpul besar. Semoga dalam beberapa tahun ke depan acara seperti itu bisa terlaksana,” ungkapnya.

Gagasan tersebut menjadi salah satu tujuan jangka panjang dari upaya konsolidasi yang dibangun melalui Piala Sedulur Purworejo. Dengan semakin kuatnya komunikasi dan kebersamaan antarpaguyuban, kegiatan berskala besar diharapkan dapat diwujudkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga Purworejo di Jabodetabek dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Purworejo, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia dan paguyuban yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Piala Sedulur Purworejo.

“Atas nama Bupati Purworejo Ibu Hj. Yuli Hastuti, Wakil Bupati Bapak Dion Agasi Setiabudi, serta Sekretaris Daerah, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya,” ujarnya.

Bangun menegaskan, olahraga memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar mengejar kemenangan. Selain menjaga kesehatan jasmani, kegiatan olahraga juga dapat menjadi sarana membangun hubungan sosial dan memperkuat persaudaraan.

Menurutnya, semangat Guyub Rukun perlu terus dijaga oleh warga Purworejo, termasuk mereka yang tinggal jauh dari kampung halaman. Nilai kebersamaan tersebut menjadi modal penting untuk menjaga hubungan dengan sesama perantau maupun daerah asal.

Ia berharap kegiatan seperti Piala Sedulur Purworejo dapat terus dilaksanakan sehingga hubungan antara warga Purworejo di perantauan dan pemerintah daerah semakin erat.

Apresiasi juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Tunaryo. Ia menyambut positif terselenggaranya Turnamen Biliar Piala Sedulur Purworejo sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan warga Purworejo di Jabodetabek.

Tunaryo berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai acara sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi agenda rutin yang mampu mempertemukan warga Purworejo dari berbagai latar belakang.

“Saya atas nama pribadi maupun lembaga DPRD Kabupaten Purworejo mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, ketua, dan jajarannya atas terselenggaranya Turnamen Piala Sedulur Purworejo,” katanya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti pertandingan. Menurutnya, nilai terpenting dari turnamen tersebut bukanlah gelar juara, melainkan persaudaraan yang terbangun di antara para peserta.

“Kemenangan memang bonus, tetapi persaudaraan adalah yang paling utama,” tegasnya.

Piala Sedulur Purworejo 2026 menjadi gambaran bahwa jarak geografis tidak harus memisahkan warga dari kampung halamannya. Melalui olahraga dan kegiatan bersama, semangat persaudaraan tetap dapat dirawat, sekaligus memperkuat identitas dan kebanggaan sebagai warga Purworejo.

Dengan melibatkan sekitar 40 paguyuban dan komunitas, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan berbagai kegiatan kolaboratif yang lebih besar, sekaligus menjaga semangat Guyub Rukun di kalangan warga Purworejo di perantauan. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.