Ekonomi

Pemkab Purworejo Cari Investor untuk Hidupkan Hotel Ganesha, Ditarget Beroperasi Akhir 2026

1
×

Pemkab Purworejo Cari Investor untuk Hidupkan Hotel Ganesha, Ditarget Beroperasi Akhir 2026

Sebarkan artikel ini
Hotel ganeca
Hotel ganeca

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo mulai membuka jalan bagi investor untuk menghidupkan kembali Hotel Ganesha, hotel milik pemerintah daerah yang telah lama belum beroperasi secara optimal.

Melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), Pemkab menargetkan hotel berbintang tiga tersebut mulai beroperasi pada akhir 2026.

Ketua Panitia Pemilihan Mitra Kerja Sama Pemanfaatan Hotel Ganesha, Sutijoso Brahmanto, mengatakan proses pencarian investor dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Purworejo Nomor 100.3.3.2/334/2026 tentang Pembentukan Panitia Pemilihan dan Penetapan Mitra Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah berupa bangunan Hotel Ganesha beserta seluruh fasilitasnya.

Menurut Brahmanto, panitia saat ini tengah mempersiapkan seluruh tahapan pemilihan mitra, mulai dari penjajakan pasar hingga penyusunan dokumen pemilihan.

“Panitia yang ditunjuk Bupati telah melakukan berbagai persiapan untuk mencari investor sekaligus operator agar Hotel Ganesha bisa running pada tahun ini,” kata Brahmanto pada Jumat (25/9/2026).

Ia menjelaskan, tahapan awal yang dilakukan adalah penjajakan pasar dan pengumuman resmi di kanal website pemerintah daerah. Pengumuman lengkap bisa diakses di https://bpkpad.purworejokab.go.id/pengumuman-resmi-tentang-pelaksanaan-pemilihan-mitra-kerja-sama-pemanfaatan-ksp-hotel-ganesha-purworejo

Selain itu, panitia juga menyiapkan link pengumuman lengkap melalui https://www.purworejokab.go.id/web/#section3

Langkah tersebut dilakukan untuk mengukur minat sekaligus memperkenalkan potensi investasi Hotel Ganesha kepada pelaku usaha perhotelan.

Selain itu, panitia juga menyusun dokumen pemilihan yang nantinya menjadi pedoman dalam proses seleksi mitra kerja sama.

“Kami akan mengumumkan secara online dengan calon investor untuk melihat potensi mereka berinvestasi di Hotel Ganesha. Setelah itu kami menyusun dokumen pemilihan sebagai acuan pelaksanaan seleksi mitra,” ujarnya.

Hotel Sudah Berdiri Sekitar 90 Persen

Brahmanto mengungkapkan, secara fisik pembangunan Hotel Ganesha telah mencapai sekitar 90 persen. Namun, bangunan tersebut belum dapat dioperasikan sepenuhnya karena lantai empat dan lima masih berupa ruang kosong yang belum difungsikan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah memilih skema kerja sama dengan investor agar penyelesaian pembangunan sekaligus operasional hotel dapat dilakukan secara profesional.

“Pada dasarnya Hotel Ganesha sudah berdiri sekitar 90 persen. Hanya lantai empat dan lima yang masih kosong,” katanya.

Karena itu, investor yang terpilih nantinya tidak hanya bertugas mengelola hotel, tetapi juga melakukan investasi lanjutan agar seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal.

Investor Wajib Punya Rekam Jejak Baik

Pemkab Purworejo menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon investor. Selain berbentuk badan hukum yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi, calon mitra juga diwajibkan memiliki pengalaman mengelola hotel berbintang, kondisi keuangan yang sehat, serta jaringan bisnis yang luas.

“Kami membutuhkan investor yang memiliki track record bagus, cash flow yang sehat, manajemen profesional, serta memiliki jejaring hotel yang luas sehingga mampu mengembangkan Hotel Ganesha,” ujar Brahmanto.

Ia menambahkan, calon investor juga harus mampu menunjukkan laporan keuangan yang positif, memiliki sumber daya manusia yang kompeten, serta pengalaman bekerja sama dengan pemerintah maupun sektor swasta dalam pengelolaan hotel berbintang.

Kerja Sama Berlaku Selama 30 Tahun

Hotel Ganesha yang akan dikerjasamakan berada di Jalan Kolonel Sugiono Nomor 62–64, Purworejo melalui mekanisme Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan jangka waktu 30 tahun.

Objek kerja sama meliputi lahan seluas 7.027 meter persegi dengan status Sertifikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo.

Selain bangunan utama hotel seluas sekitar 3.478 meter persegi, aset yang dikerjasamakan juga mencakup empat unit cottage seluas sekitar 376 meter persegi, Ganesha Convention Hall seluas sekitar 2.926 meter persegi, beserta berbagai fasilitas penunjang berupa peralatan, mesin operasional, dan sarana pendukung lainnya.

Brahmanto menjelaskan, seluruh proses pemilihan mitra telah disusun dalam sebuah timeline. Pengumuman pemilihan investor dimulai sejak 25 September 2026.

Selanjutnya, proses evaluasi dan penetapan mitra akan berlanjut hingga penandatanganan perjanjian kerja sama yang ditargetkan terlaksana pada Desember 2026.

“Harapan kami, pada bulan Desember 2026 atau menjelang Tahun Baru 2027, Hotel Ganesha sudah bisa melaksanakan soft launching atau bahkan grand opening,” katanya.

Lebih jauh, ia berharap keberadaan Hotel Ganesha sebagai hotel berbintang tiga milik Pemerintah Kabupaten Purworejo mampu menjadi magnet baru bagi dunia investasi.

Menurut dia, kehadiran hotel yang beroperasi secara profesional akan menciptakan efek berganda (multiplier effect), mulai dari meningkatnya kunjungan wisatawan dan pelaku bisnis hingga menarik investor lain untuk menanamkan modal di berbagai sektor ekonomi di Purworejo.

“Harapan kami Hotel Ganesha menjadi pionir hotel berbintang milik pemerintah daerah yang mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi serta menarik investasi baru di Kabupaten Purworejo. Ini sejalan dengan misi Bupati dan Wakil Bupati untuk mewujudkan Purworejo yang semakin maju dan guyub rukun,” kata Brahmanto.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.