PURWOREJO , purworejo24.com— Kabupaten Purworejo kembali bersiap menunjukkan kemampuan terbaiknya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Sebanyak 204 atlet bersama 55 pelatih dan official akan dikirim untuk berlaga di Semarang pada 1–6 September 2026.
Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Widodo, mengatakan persiapan kontingen telah dilakukan jauh-jauh hari. Para atlet juga telah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
“Secara persiapan sudah matang. Sebelum TC pun teman-teman cabang olahraga sudah mempersiapkan atlet-atlet yang akan berlaga di provinsi. Mudah-mudahan dengan persiapan jauh-jauh hari, prestasi meningkat dan perolehan medali lebih banyak dari tahun kemarin,” kata Widodo, Rabu (26/8/2026).
Kontingen Purworejo akan turun di 18 cabang olahraga (cabor), yakni atletik, balap sepeda, bola voli indoor, bola voli pasir, bulu tangkis, dayung, karate, menembak, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, senam, sepak takraw, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, dan tinju.
Pada Popda tahun ini, Purworejo memasang target 8 medali emas, 10 perak, dan 11 perunggu. Sejumlah cabor menjadi andalan untuk menyumbangkan medali emas, antara lain atletik, bulu tangkis, panjat tebing, pencak silat, renang, taekwondo, tenis meja, dan tinju.
Sementara target medali perak diharapkan datang dari atletik, bulu tangkis, dayung, menembak, panjat tebing, pencak silat, senam, sepak takraw, taekwondo, serta bola voli indoor.
Adapun peluang medali perunggu ditargetkan dari atletik, bulu tangkis, karate, panahan, renang, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, dan bola voli pasir.
Widodo menjelaskan, pelaksanaan Popda 2026 memiliki perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya pertandingan berlangsung relatif singkat, tahun ini waktu pelaksanaan lebih panjang karena mempertandingkan kelompok jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA.
Konsekuensinya, kebutuhan pembiayaan juga meningkat. Namun, Pemkab Purworejo memastikan seluruh kebutuhan kontingen selama mengikuti Popda dapat terfasilitasi.
“Untuk akomodasi, transportasi, penginapan, sampai uang saku semuanya sudah dicover oleh Pemerintah Daerah,” jelasnya.
Selain dukungan selama pertandingan, atlet berprestasi juga berpeluang memperoleh penghargaan dari Pemkab Purworejo. Besaran reward disesuaikan dengan capaian medali dan ketentuan yang berlaku dalam peraturan bupati.
“Reward ada dari Pemerintah Daerah, tergantung perolehannya. Emas tentunya berbeda dengan perak, sesuai dengan Perbup yang mengatur,” ujarnya.
Widodo berharap dukungan pemerintah, pelatih, keluarga, dan masyarakat dapat menjadi tambahan motivasi bagi para atlet. Ia optimistis persiapan yang dilakukan secara terencana dapat membawa hasil lebih baik dibandingkan Popda tahun sebelumnya.
“Kami mohon doa restu teman-teman media dan masyarakat. Mudah-mudahan dengan target ini Kabupaten Purworejo bisa mencetak prestasi yang lebih bagus daripada tahun kemarin,” pungkasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









