KEMIRI, purworejo24.com – Semangat kemerdekaan sekaligus kecintaan terhadap budaya bangsa menggema dalam Karnaval Kemerdekaan Kecamatan Kemiri yang digelar meriah pada Senin (24/8/2026). Mengusung tema “Budaya Nusantara”, kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus mengenalkan kekayaan budaya Indonesia.
Sebanyak 29 tim peserta ambil bagian dalam karnaval tersebut. Peserta terdiri atas 11 tim tingkat SD/MI, lima tim SMP/MTs, serta 13 tim dari SMA/SMK, umum, dan instansi.
Karnaval dimulai dari Lapangan Desa Bedono Karangduwur dan berakhir di Alun-Alun Kemiri. Sepanjang rute, para peserta menyuguhkan beragam kreasi, mulai dari kostum bernuansa tradisional, kesenian, hingga berbagai atraksi yang merepresentasikan keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Antusiasme masyarakat pun terlihat di sepanjang jalur yang dilalui peserta. Warga berbondong-bondong menyaksikan penampilan peserta, sehingga suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Kemiri semakin semarak.
Karnaval tersebut turut dihadiri Asisten II Setda Kabupaten Purworejo Budi Wibowo yang hadir mewakili Bupati Purworejo.
Dalam sambutannya, Budi Wibowo menyampaikan salam dari Bupati Purworejo yang berhalangan hadir karena pada waktu bersamaan mengikuti kegiatan serupa di tingkat kabupaten.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Purworejo, kami menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Karnaval Kemerdekaan Kecamatan Kemiri. Pemerintah Kabupaten Purworejo memberikan dukungan terhadap kegiatan yang menjadi ruang kreativitas masyarakat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya Nusantara,” kata Budi.
Menurutnya, kegiatan seperti karnaval memiliki nilai penting karena mampu mempertemukan unsur pendidikan budaya, kreativitas masyarakat, serta semangat kebersamaan dalam momentum peringatan kemerdekaan.
Sementara itu, Camat Kemiri Bambang Supriyanto mengatakan, pemilihan tema “Budaya Nusantara” sengaja diangkat untuk memberikan pesan bahwa keberagaman budaya Indonesia merupakan kekayaan yang harus terus dikenalkan dan dilestarikan.
“Kita ingin melalui tema Budaya Nusantara ini, masyarakat dapat menunjukkan kreativitas sekaligus mengenalkan dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Semangat kebersamaan dan gotong royong juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini,” ujar Bambang.
Ia menilai keterlibatan pelajar dalam karnaval juga menjadi bagian penting dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sejak dini. Kreativitas yang ditampilkan diharapkan tidak berhenti pada momentum perayaan kemerdekaan, tetapi dapat menjadi dorongan bagi generasi muda untuk semakin mengenal akar budaya daerah maupun budaya Nusantara.
Bambang berharap Karnaval Kemerdekaan Kecamatan Kemiri dapat terus dilaksanakan sebagai agenda yang memberikan ruang kepada masyarakat untuk berkreasi, sekaligus mempererat persatuan dan gotong royong.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah kebersamaan masyarakat. Melalui kreativitas dan budaya, kita bisa memperkuat rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia,” tambahnya.
Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan Kecamatan Kemiri akhirnya menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang kreatif dan edukatif. Budaya Nusantara tidak hanya dipertontonkan, tetapi juga dikenalkan kepada generasi muda sebagai warisan yang perlu dijaga dan diteruskan.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









