BAMYUURIP, purworejo24.com – Kebakaran hebat menghanguskan tempat produksi furniture kayu milik Hilal (60) di RT 05/RW 03, Desa Condongsari, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (26/7/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan usaha beserta sejumlah bahan baku dan peralatan produksi ludes dilalap api.
Menurut keterangan warga, kebakaran pertama kali diketahui setelah terdengar suara letupan kecil dari arah lokasi. Tak lama kemudian, kobaran api terlihat semakin membesar dan dengan cepat membakar bangunan yang sebagian besar berisi material kayu yang mudah terbakar.
Salah seorang warga yang juga tetangga korban, Ismiati, mengatakan dirinya sempat mendengar suara mencurigakan sebelum melihat api membesar.
“Awalnya terdengar suara bletok-bletok, kemudian tahu-tahu api sudah besar,” ujarnya.
Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya meminta bantuan dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman.
Berkat respons cepat petugas yang dibantu warga sekitar, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke rumah maupun bangunan lain di sekitar lokasi. Proses pemadaman berlangsung hingga dipastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Namun, bangunan tempat produksi furniture mengalami kerusakan berat. Sejumlah bahan baku kayu, peralatan kerja, dan material lainnya juga ikut terbakar. Kerugian sementara diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber awal munculnya api.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang menggunakan bahan mudah terbakar seperti kayu dan serbuk gergaji, agar lebih memperhatikan aspek keselamatan kerja. Instalasi listrik perlu diperiksa secara berkala, bahan-bahan yang mudah terbakar disimpan di tempat yang aman, serta alat pemadam api ringan (APAR) sebaiknya disediakan sebagai langkah antisipasi.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran. Penanganan yang cepat dapat mencegah api meluas, mengurangi kerugian, serta melindungi keselamatan jiwa dan harta benda. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









