PURWOREJO, purworejo24.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Purworejo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Plaza, Minggu (19/4/2026) malam.
Dalam forum tersebut, diumumkan enam nama calon sementara Ketua DPC PKB hasil pemetaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Enam nama yang masuk dalam daftar calon yakni Budi Sunaryo (FPKB Purworejo), Toha Mahasin (Sekretaris DPC PKB Purworejo), Rudi Hartono (FPKB Purworejo), Zaenudin (FPKB Jawa Tengah), Shohibul Untung (FPKB Purworejo), serta Rr. Nurul Khomariyah (Ketua DPC Perempuan Bangsa Purworejo).
Namun demikian, terdapat sejumlah catatan dalam daftar tersebut. Rr. Nurul Khomariyah mengundurkan diri dari pencalonan karena mengikuti kontestasi Ketua Baznas.
Nama-nama tersebut merupakan usulan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) kepada DPP.
Selain itu, peserta musyawarah dari tingkat Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) juga mengusulkan sejumlah nama tambahan yang belum masuk ke DPP, di antaranya Muh Dahlan dan Hj. Nani Astuti (FPKB Purworejo), serta Muhaimin (FPKB Jawa Tengah).
Pengurus DPC PKB Purworejo, Budi Sunaryo, bersama Toha Mahasin menjelaskan bahwa Muscab kali ini menjadi tahap awal penjaringan calon ketua dan penyusunan kepengurusan baru periode 2026–2031.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh unsur partai, mulai dari PAC, DPC, Dewan Syuro, para kiai, hingga perwakilan lintas partai.
“Agenda hari ini masih pada tahap penjaringan melalui rapat pleno, sekaligus penyampaian pertanggungjawaban pengurus lama. Setelah daftar calon diumumkan, para kandidat akan mengikuti uji kompetensi dan kelayakan (UKK),” jelasnya.
UKK tersebut akan bekerja sama dengan perguruan tinggi di Semarang, meliputi tes psikologi, wawancara, dan tahapan penilaian lainnya.
Selanjutnya, DPP juga akan melaksanakan UKK tahap II, yang kemudian mengerucutkan nama calon ketua yang ditentukan oleh Ketua Umum DPP PKB untuk menjadi ketua DPC PKB Kabupaten Purworejo.
Mengusung tema “Sinergis Lintas Zaman, PKB Solid Bergerak Menujudkan Kemaslahatan”, Muscab ini menekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda dan para pendiri PKB.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat arah perjuangan partai di tengah dinamika zaman.
“Yang tua memberi arahan, yang muda bergerak. Siapa pun yang terpilih nanti harus amanah, mampu membesarkan PKB, serta merangkul seluruh kader,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi PKB, Hj. Ratna Jiwita Sari, yang hadir mewakili Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan pentingnya peran partai dalam menjawab tantangan zaman.
“Kondisi saat ini menuntut PKB untuk adaptif. Politik tidak cukup hanya hadir saat pemilu, tetapi harus menjadi politik kehadiran di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti dominasi pemilih generasi Z yang mencapai sekitar 68 persen, sehingga PKB perlu mendengarkan aspirasi anak muda, khususnya terkait lapangan kerja, pendidikan, dan isu-isu kekinian.
“PKB adalah partai yang lahir dari ulama, sehingga integritas harus dijaga. Dengan kerja nyata hingga akar rumput, kami optimistis target penambahan kursi pada Pemilu 2029 dapat tercapai,” ujarnya.
Muscab berlangsung dinamis dan turut dimeriahkan dengan penampilan Tari Ndolalak dari Sanggar Seni Swastika Bagelen, yang menambah semarak suasana acara. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








