Pemerintahan

Habiskan Dana Puluhan Miliar, Kampung Nelayan Merah Putih di Purworejo Selesai Dibangun

80
×

Habiskan Dana Puluhan Miliar, Kampung Nelayan Merah Putih di Purworejo Selesai Dibangun

Sebarkan artikel ini
Kementriani KKP saat berkunjung di pantai Jatimalang
Kementrian KKP saat berkunjung di pantai Jatimalang

PURWOREJO, purworejo24.com — Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelontorkan investasi puluhan miliar rupiah untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Purworejo.

Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan produktivitas nelayan di wilayah selatan Jawa Tengah tersebut.

Tahun 2025 ini, Kabupaten Purworejo mendapatkan dua titik pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, yakni di Desa Kertojayan dan Desa Jatimalang. Masing-masing lokasi dibangun dengan nilai konstruksi sekitar Rp10 hingga Rp11 miliar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan memperkuat sektor perikanan tangkap dan ekonomi masyarakat pesisir.

Kalau nilainya secara konstruksi itu masing-masing titik kurang lebih Rp10 sampai Rp11 miliar. Selain bangunan, ada juga dukungan peralatan seperti kapal, truk box pengangkut es, mesin kapal, serta beberapa fasilitas operasional untuk koperasi nelayan,” ujarnya.

Selain infrastruktur fisik, pemerintah juga menyiapkan sejumlah sarana pendukung seperti pabrik es, cold storage, hingga fasilitas pemasaran hasil tangkapan nelayan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memperpanjang masa simpan hasil tangkapan sehingga nilai jual ikan dapat meningkat.

Selama ini, menurut Wiyoto, sebagian besar hasil tangkapan nelayan langsung dijual di pasar tanpa proses penyimpanan yang memadai. Kondisi tersebut membuat nelayan sering menghadapi fluktuasi harga yang cukup tajam.

Dengan adanya cold storage dan pabrik es, tangkapan nelayan bisa disimpan lebih lama. Ini penting karena nelayan tidak melaut setiap hari, tergantung musim dan kondisi laut,” jelasnya.

Di Desa Kertojayan sendiri, Kampung Nelayan Merah Putih dibangun di kawasan yang memiliki sekitar 1.200 kepala keluarga dengan sekitar 100 orang nelayan aktif. Wilayah ini memiliki sekitar 70 unit kapal nelayan yang setiap harinya beroperasi di perairan selatan.

Komoditas utama hasil tangkapan nelayan di wilayah tersebut antara lain bawal laut, tongkol, layur, dan tenggiri.

Sementara itu, di Desa Jatimalang jumlah nelayan tercatat sekitar 150 orang dari total 1.558 kepala keluarga. Para nelayan di wilayah ini mengoperasikan sekitar 65 unit kapal dengan komoditas utama berupa bawal, lobster, dan layur.

Kepala Desa Jatimalang, Suwarto, menyambut baik pembangunan fasilitas tersebut karena dinilai dapat membantu aktivitas nelayan sekaligus membuka peluang ekonomi baru di desa pesisir.

Dengan adanya fasilitas ini nelayan tidak perlu jauh-jauh mencari es. Ke depan pemasaran ikan juga diharapkan lebih stabil,” kata Suwarto.

Ia menambahkan bahwa kawasan Kampung Nelayan Merah Putih juga akan dikembangkan sebagai kawasan wisata pesisir berbasis kuliner laut. Pemerintah desa bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) telah menyiapkan sejumlah program untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata tersebut.

Di sini bukan hanya nelayan, ada juga budidaya udang, pertanian, dan pariwisata. Jadi harapannya ekonomi masyarakat bisa lebih berkembang,” ujarnya.

Secara infrastruktur, kawasan Kampung Nelayan Merah Putih dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kegiatan nelayan dan ekonomi pesisir. Di antaranya tempat pelelangan ikan (TPI), docking kapal, bengkel nelayan, ruang mesin, rumah genset, pabrik es portable, serta gudang penyimpanan ikan beku.

Selain itu juga dibangun kios kuliner, kios pemasaran ikan, shelter perbaikan jaring, kios perbekalan nelayan, serta fasilitas umum seperti toilet, area parkir, pos jaga, dan jalan lingkungan.

Pengelolaan kawasan tersebut nantinya akan dilakukan oleh koperasi Desa Merah Putih yang beranggotakan para nelayan setempat. Koperasi ini diharapkan menjadi pusat penggerak aktivitas ekonomi di kawasan pesisir.

Saat ini proses pembangunan telah mendekati tahap penyelesaian. Namun fasilitas tersebut masih menunggu proses serah terima dari kontraktor kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan sebelum akhirnya diserahkan kepada koperasi pengelola.

Pemerintah daerah berharap Kampung Nelayan Merah Putih dapat segera beroperasi sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat pesisir.

Dengan dukungan infrastruktur, penguatan kelembagaan koperasi, serta potensi sumber daya laut yang melimpah, Kampung Nelayan Merah Putih diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi kawasan pesisir Purworejo.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.