PURWOREJO, purworejo24.com – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Demaji Ecopark menggelar kegiatan Safari Ramadan di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Adi Yuswo Purworejo, pada Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut diisi dengan berbagi takjil, buka puasa bersama, serta hiburan yang menghadirkan suasana hangat dan penuh kebahagiaan bagi para lansia penghuni panti.
Istri pemilik Demaji Ecopark, Endang Fanah Atmaji, menyampaikan rasa bahagianya dapat berkunjung dan berbagi kebahagiaan dengan para lansia di PPSLU Adi Yuswo yang berada di tengah Kota Purworejo.
“Senang sekali saya bisa berada di PPSLU Adi Yuswo ini. Kegiatan kami di sini merupakan rangkaian Safari Ramadan Demaji Ecopark. Selama bulan Ramadan ini kami mencanangkan program berbagi kepada orang-orang yang dapat kita bahagiakan di hari-hari istimewa ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya tim Demaji Ecopark telah melakukan kegiatan serupa di Panti Rehabilitasi Sosial Plandi yang menampung masyarakat dengan kebutuhan penanganan khusus.
Kunjungan ke PPSLU Adi Yuswo menjadi bagian dari komitmen mereka untuk terus menebar kebaikan selama Ramadan.
“Tujuan kami tentu ingin berbagi kebahagiaan melalui takjil, buka bersama, dan kegiatan kebersamaan. Tadi kita bisa melihat sendiri bagaimana kebahagiaan para lansia saat berinteraksi dan berkegiatan bersama,” jelasnya.
Endang juga mengapresiasi fasilitas yang tersedia di panti yang dikelola oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah tersebut.
Menurutnya, para lansia di sana masih memiliki kesempatan untuk beraktivitas dengan dukungan fasilitas yang memadai.
Ia juga menyampaikan pesan kepada para lansia agar senantiasa mempersiapkan kehidupan yang baik hingga akhir hayat.
“Tadi saya sampaikan kepada eyang kakung dan eyang putri bahwa hidup adalah bagaimana kita mempersiapkan akhir yang husnul khatimah. Di sini kebutuhan mereka sudah difasilitasi oleh pemerintah, dan kami sangat mengapresiasi para pengampu serta petugas yang melayani dengan penuh kesabaran dan senyum,” katanya.
Kegiatan Safari Ramadan Demaji Ecopark akan terus berlanjut ke beberapa tempat lain. Dalam waktu dekat, mereka berencana mengunjungi Panti Asuhan Muhammadiyah Kaligesing, kemudian Pesantren Sabiul Muttaqin di Desa Kalimiru, Kecamatan Bayan, serta Panti ODGJ Tirto Jiwo di Keseneng.
Dalam kunjungan tersebut, Demaji Ecopark menerjunkan delapan orang tim yang merupakan karyawan sekaligus anak-anak muda kreatif yang bekerja di objek wisata Demaji Ecopark yang berada di Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing.
“Mereka ini anak-anak muda yang sangat kreatif dan mampu menghibur para eyang di sini, sehingga suasana menjadi lebih hidup dan penuh kegembiraan,” tambah Endang.
Sementara itu, Prasetyo Rahayu, petugas bagian Rehabilitasi Sosial PPSLU Adi Yuswo Purworejo, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengatakan bahwa kehadiran tamu dari luar sangat berarti bagi para lansia karena dapat menghadirkan suasana baru dan mengurangi rasa jenuh.
“Setiap hari para simbah di sini menjalani rutinitas. Ketika ada kunjungan seperti ini, mereka menjadi sangat bahagia. Kehadiran tamu saja sudah membuat mereka senang, apalagi jika ada kegiatan hiburan,” ungkapnya.
Saat ini PPSLU Adi Yuswo menampung 100 penerima manfaat, yang terdiri dari 60 lansia sehat mandiri dan 40 lansia dengan kondisi khusus. Kelompok dengan kondisi khusus tersebut meliputi lansia yang dirawat di ruang perawatan khusus, seperti yang mengalami keterbatasan fisik, gangguan penglihatan, hingga lansia dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) serta lansia semi mandiri.
Prasetyo menjelaskan bahwa syarat utama untuk menjadi penerima manfaat di panti tersebut adalah berusia di atas 60 tahun dan dalam kondisi terlantar, seperti tidak memiliki pasangan, keluarga yang merawat, tempat tinggal, maupun penghasilan tetap.
“Biasanya mereka dikirim melalui dinas sosial atau laporan masyarakat. Lingkup pelayanan kami sebenarnya untuk wilayah Jawa Tengah, meskipun pernah ada dari luar daerah, namun sekarang harus disesuaikan dengan domisili KTP,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa PPSLU Adi Yuswo sebelumnya bernama Panti Asuhan Wiloso Muda Mudi Purworejo, yang kemudian beralih fungsi menjadi panti lansia sejak tahun 2017.
Dalam kesehariannya, para lansia menjalani berbagai aktivitas yang terjadwal, mulai dari ibadah, olahraga, hingga kegiatan pembinaan.
“Para simbah biasanya sudah bangun sekitar pukul 03.00 untuk beribadah, kemudian sarapan pagi, dilanjutkan senam pagi. Setelah itu ada berbagai bimbingan seperti bimbingan rohani, sosial, kemandirian, hingga informasi. Setiap hari Rabu juga ada kegiatan rekreatif dan edukatif seperti bernyanyi atau kegiatan seni,” terangnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan agar para lansia tetap aktif, sehat, dan bahagia di masa tua. Oleh karena itu, pihak panti sangat terbuka bagi masyarakat yang ingin berkunjung atau berbagi kegiatan bersama para penghuni panti.
“Kami sangat senang jika ada pihak luar yang datang berkunjung. Kehadiran mereka bisa mengobati rasa rindu para simbah terhadap suasana keluarga dan menambah semangat hidup mereka,” jelasnya.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, diharapkan kepedulian sosial masyarakat terhadap para lansia semakin meningkat, sehingga masa tua dapat dijalani dengan sehat, bermakna, dan penuh kebahagiaan. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







